September 24, 2026

Sorotjakarta,-
Industri mebel dan furnitur asal Jepara, Jawa Tengah, terus menunjukkan eksistensinya hingga ke pasar internasional. Kendati dihadapkan pada situasi ekonomi global yang belum menentu, para pelaku UMKM mebel setempat tetap optimistis menembus pasar ekspor.

Salah satu pengusaha mebel asal Jepara, Zaehan, mengungkapkan bahwa usahanya fokus memproduksi furnitur khusus kebutuhan luar ruang (outdoor) melalui perusahaannya, UD. Shaeland.

“Khususnya untuk mebel luar ruangan (outdoor), seperti meja, kursi, bangku, payung (parasol), hingga daybed (lawn chair),” kata Zaehan saat ditemui di sela-sela pameran Ifmac dan Woodmac di Jiexpo Kemayoran Jakarta, 23/9/2026.

Zaehan menjelaskan bahwa pangsa pasar produk mebel luar ruangan miliknya kini telah merambah hingga ke mancanegara, salah satunya Selandia Baru.

“Pangsa pasar sementara untuk luar negeri, kita ada ekspor ke Selandia Baru (New Zealand). Produk yang terus dikembangkan tetap pada furnitur outdoor seperti meja, kursi, bangku, dan parasol,” tuturnya.

Hadapi Tantangan Bahan Baku dan Geopolitik

Menghadapi dinamika ekonomi saat ini, Zaehan tak menampik adanya gelombang naik turun dalam bisnis furnitur. Berbagai tantangan bisnis harus ia hadapi, mulai dari ketersediaan bahan baku, proses produksi, tantangan penjualan, hingga kondisi geopolitik global yang tidak menentu.

“Untuk keadaan saat ini cukup lumayan, tapi memang ada naik turunnya. Banyak kendala yang dihadapi, termasuk masalah bahan baku, produksi, penjualan, hingga situasi geopolitik saat ini yang tidak menentu,” jelasnya.

Harapan Mendorong Kemandirian UMKM

Melihat tantangan yang ada, Zaehan berharap adanya dukungan nyata dan perhatian lebih dari pemerintah bagi para pelaku UMKM di sektor mebel.
Ia menekankan pentingnya bantuan pemerintah dalam hal pembiayaan hingga perluasan akses pasar ekspor agar UMKM mebel Jepara dapat tumbuh lebih mandiri.

“Harapan saya untuk pemerintah, tolong fasilitasi semua UMKM yang bergerak di bidang mebel agar bisa lebih mandiri. Bisa dibantu, mungkin dari segi pembiayaan hingga akses penjualan (pemasaran),” pungkas Zaehan.(yr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!