Oktober 30, 2026

Sorotjakarta,-
Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sumatera Barat turut ambil bagian dalam ajang Indonesia Ekonomi Syariah Forum dan Expo 2026 yang diselenggarakan oleh Masjid Istiqlal. Kehadiran rombongan yang dipimpin langsung oleh jajaran pejabat Kanwil Kemenag Sumbar ini bertujuan untuk memamerkan berbagai produk unggulan hasil karya madrasah dan program pemberdayaan ekonomi umat.

Kepala Kanwil Kemenag Sumbar H. Mustafa, M.A menjelaskan bahwa keikutsertaan mereka selama dua tahun berturut-turut ini merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung kebangkitan ekonomi syariah.

“Kami hadir hari ini dari Sumatera Barat bersama Pak Kabid Penais, Pak Kabid Urais, Pak Kabak, serta kawan-kawan pimpinan madrasah. Yang kita pajangkan di sini adalah hasil karya madrasah vokasional aliyah kita, dan juga produk dari Kampung Zakat yang dikelola oleh Baznas,” ujar Kakanwil Kemenag Sumbar di lokasi acara, Jumat, 30/10/2026.

Beragam Produk Vokasi dan Pemberdayaan Umat Dipamerkan

Dalam pameran tersebut, Kanwil Kemenag Sumbar membawa berbagai macam produk kreatif dan bernilai ekonomis tinggi, di antaranya:
• Produk Madrasah Vokasional: Meliputi produk jahitan, hasil olahan makanan, kerajinan batik, hingga produk tenunan khas karya siswa madrasah.
• Produk Kampung Zakat: Menampilkan berbagai komoditas hasil binaan zakat yang berfokus pada kemandirian ekonomi masyarakat.

Melalui pameran ini, pihak Kemenag Sumbar ingin menunjukkan bahwa institusi pendidikan madrasah tidak hanya fokus pada ilmu keagamaan, tetapi juga membekali para siswa dengan keterampilan praktis yang siap pakai di dunia kerja.

Cetak Generasi Terampil dan Mandiri

Kakanwil Kemenag Sumbar menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini bermuara pada upaya peningkatan ekonomi umat.

Dengan adanya program vokasi di madrasah, para siswa dipersiapkan agar memiliki skill mandiri ketika lulus nanti.

“Kalau Kampung Zakat berarti meningkatkan ekonomi umat. Kalau madrasah vokasional artinya anak-anak kita punya keterampilan. Sehingga nanti ketika anak Aliyah kita tamat dari belajar, kalau dia tidak melanjutkan ke perguruan tinggi, anak-anak kita sudah punya skill,” jelasnya.

Ia berharap keikutsertaan dalam forum ini dapat memberikan dampak positif bagi lembaga, khususnya dalam memperkenalkan potensi khas Sumatra Barat kepada para pengunjung nasional maupun internasional yang hadir di Masjid Istiqlal.(yr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!