September 23, 2026

Sorotjakarta,-
Industri kayu lapis (plywood) nasional menghadapi tantangan berat menjelang akhir tahun. Kebijakan Amerika Serikat (AS) yang mengenakan bea masuk anti-dumping terhadap produk kayu lapis asal Indonesia berdampak signifikan pada volume ekspor nasional.

Owner PT Prima Wana Kreasi Wood Industry Temanggung mengungkapkan bahwa pasar ekspor kayu lapis menuju AS praktis terhenti pada kuartal III dan IV tahun ini.

“Bisnisnya makin susah karena dari Amerika mengenakan bea masuk anti-dumping kepada produk-produk kayu lapis dari Indonesia. Jadi ekspor kayu lapis dari Indonesia menuju Amerika itu praktis di kuartal 3 dan kuartal 4 ini hampir hilang, sudah habis lah,” ujar pemilik PT Prima Wana Kreasi Wood Industry, Martin Albert Sulistio saat ditemui di pameran industri.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada operasional pabrik-pabrik kayu di dalam negeri. Banyak produsen yang kini mengalihkan fokus ke pasar alternatif karena kekurangan pesanan (order).
Namun, hal ini juga memicu persaingan ketat di pasar domestik maupun non-AS.

“Banyak pabrik-pabrik yang kekurangan order, sehingga terjadi persaingan yang makin banyak. Karena yang biasanya fokus jualan ke Amerika jadi jualan ke tempat lain, itu mengganggu pasaran. Tapi kita semua harus berusaha keras,” terangnya.

Luncurkan Brand Baru dan Sasar Pasar Domestik

Menyikapi tekanan pasar global, PT Prima Wana Kreasi Wood Industry mengambil langkah strategis dengan memperkuat penetrasi di pasar lokal. Perusahaan resmi meluncurkan merek baru bernama Pana Plywood untuk menyasar segmen konsumen Business-to-Consumer (B2C).

“Untuk PT Prima Wana Kreasi Wood Industry, tahun ini kita mencoba meluncurkan brand yaitu Pana Plywood untuk di market lokal. Kualitasnya tetap dengan kualitas ekspor, bukan barang reject atau downgrade. Barang seperti inilah yang biasa kita jual ke luar negeri,” jelasnya.

Ia menjelaskan, selama ini penjualan lokal perusahaan lebih didominasi oleh segmen B2B (Business-to-Business).

Melalui merek Pana Plywood, perusahaan berkomitmen menghadirkan produk berkualitas standar internasional langsung ke konsumen akhir.

Keunggulan Standar Ekspor
Produk terbaru yang diusung Pana Plywood menawarkan tiga keunggulan utama yang memenuhi standar ketat pasar Eropa dan AS, antaralain:
• Permukaan Rata (Flat): Memiliki tingkat presisi tinggi sehingga memudahkan pengerjaan.
• Tidak Mudah Terbuka Saat Dipotong: Kualitas perekat yang kuat memastikan struktur kayu tetap utuh meski dipotong.
• Ramah Lingkungan dan Bebas Bau: Menggunakan bahan lem dengan standar emisi E0 dan E1 internasional.

“Standar kita itu E1 atau E0. Sehingga ketika di-instal, ruangannya jadi tidak berbau. Itu tiga poin dari produk kami yang selalu kami jaga kualitasnya,” tambahnya.(yr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!