Sorotjakarta,-
Keluarga Besar Ureung Pidie (KUPI) dan sekitarnya sukses menggelar acara peringatan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim. Acara khidmat ini diselenggarakan di Asrama Haji, Jakarta Timur, pada Sabtu, 7 November 2026.
Ketua Panitia Acara H. Rahmatullah, S. IP, SM mengungkapkan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peringatan hari lahir Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi wadah mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah antarwarga perantauan, khususnya masyarakat asal Pidie dan Aceh secara umum yang berada di Jabodetabek.
Santuni Ratusan Anak Yatim dari 23 Kabupaten/Kota
Dalam pelaksanaannya, panitia menyantuni sekitar 350 anak yatim yang tidak hanya berasal dari Kabupaten Pidie saja, melainkan mencakup 23 Kabupaten/Kota di bawah naungan Taman Iskandar Muda (TIM). Bentuk santunan yang diberikan meliputi dana tunai serta bingkisan buku untuk mendukung pendidikan anak-anak tersebut.
“Momentum ini sebenarnya kita hanya menggugah, mengajak kepada para dermawan bahwa ada anak-anak kita yang perlu kita perhatikan untuk kelangsungan sekolah mereka, dengan tidak adanya orang tua mungkin perlu pembiayaan,” ujar pengusaha sukses di Jakarta ini.
Dihadiri Ribuan Warga dan Tokoh Masyarakat
Antusiasme warga perantauan pada tahun ini tergolong luar biasa. Jika pada perhelatan sebelumnya jumlah tamu diperkirakan berkisar antara 500 hingga 1.000 orang, pada Maulid Akbar kali ini jumlah yang hadir membludak hingga hampir mencapai 2.000 warga masyarakat.
Acara ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh penting, mulai dari pejabat pemerintah, tokoh-tokoh alim ulama, hingga para tokoh masyarakat Aceh di Jakarta.
Tradisi Maulid yang Terus Dijaga di Perantauan
Melalui tema mempererat tali persaudaraan dan menjalin ukhuwah Islamiyah, pihak panitia berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat terus terselenggara dari tahun ke tahun. Bagi masyarakat Aceh, peringatan maulid memiliki keunikan tersendiri karena tidak hanya dirayakan pada hari H, melainkan menjadi tradisi turun-temurun yang sarat dengan kekeluargaan dan kebersamaan di manapun mereka berada.(yr)
