Mei 25, 2026

Sorotjakarta,-
Ketua terpilih Keluarga Alumni Universitas Indraprasta PGRI (KALUNI) periode 2026–2029 Aidil Armi Muhammad S. Kom menegaskan komitmennya untuk membangun sistem pendataan alumni dan memperkuat branding organisasi alumni sebagai langkah awal kepengurusan baru.

Hal tersebut disampaikannya usai terpilih dalam Musyawarah Besar (Mubes) KALUNI UNINDRA yang berlangsung di Aula Gedung Guru, Kampus Ranco, Jakarta Selatan, Minggu (24/5/2026).

Ia mengaku bersyukur dan bahagia atas hasil yang diraih setelah melalui proses panjang sejak tahap pendaftaran hingga pemilihan.

“Alhamdulillah kami senang karena mendapatkan hasil yang cukup baik. Ini menjadi bagian dari yang kami impikan. Effort dari awal pendaftaran sampai sekarang cukup luar biasa, jadi kami dan tim merasa sangat bersyukur,” ujarnya.

Dalam program kerja awal, kepengurusan baru akan memprioritaskan pembenahan sistem database alumni melalui pengembangan website dan pendataan terintegrasi. Menurutnya, selama UNINDRA berdiri, data alumni belum pernah tersatukan secara menyeluruh sehingga menjadi pekerjaan rumah besar bagi organisasi alumni.

“PR terbesar kami adalah menyatukan data alumni. Untuk menarik data alumni dari awal berdiri sampai sekarang tentu tidak mudah. Karena itu, kami akan fokus terlebih dahulu pada pendataan alumni mulai hari ini ke depan, sedangkan data lama akan kami mapping secara bertahap,” jelasnya.

Selain pendataan alumni, KALUNI juga akan mulai menyusun struktur kepengurusan hingga ke bawah serta menyiapkan berbagai program seperti seminar dan kegiatan kolaboratif lainnya.

Ia mengatakan proses penyusunan struktur kemungkinan akan dimulai pada awal Juni 2026 setelah momentum Iduladha. Targetnya, pelantikan pengurus dapat terlaksana pada akhir Juni mendatang.

“Kami akan segera membentuk struktur kepengurusan dan ketua pelaksana pelantikan. Harapannya pertengahan hingga akhir Juni semua struktur sudah mulai terbentuk,” katanya lagi.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti rendahnya keterlibatan alumni terhadap organisasi. Dari sekitar 100 ribu alumni UNINDRA yang disebutkan pihak kampus, menurutnya belum sampai 10 persen yang terdata dan aktif terlibat dalam kegiatan alumni.

“Ini tantangan terbesar kami, bagaimana membumikan KALUNI di kalangan alumni. Hari ini yang hadir mungkin sekitar 200 orang, dan mereka adalah orang-orang yang punya kepedulian terhadap almamater,” ungkapnya.

Ke depan, ia berharap tidak ada lagi sekat-sekat di internal alumni sehingga seluruh lulusan UNINDRA dapat bersama-sama berkontribusi untuk kemajuan almamater.

“Kami ingin semua alumni bisa berkolaborasi untuk UNINDRA. Kalau rumah kita nyaman, tentu orang akan senang datang dan terlibat. Tapi kalau rumahnya berantakan, orang juga akan sulit bergabung. Itu yang menjadi PR utama kami,” tambahnya.

Untuk membangun kembali kedekatan alumni dengan organisasi, kepengurusan baru juga akan fokus memperkuat branding dan citra KALUNI di tengah masyarakat dan alumni. Menurutnya, organisasi alumni harus dibangun secara kolaboratif dan tidak bisa dijalankan hanya oleh ketua umum maupun sekretaris jenderal saja.

“Kami membutuhkan masukan dari banyak pihak, mulai dari rektorat, PGRI, hingga seluruh alumni agar kepengurusan ini bisa berjalan lancar,” ujarnya.

Diketahui, Ketua terpilih dengan Sekjen Muhamad Mirza Adam, S. Pd merupakan alumni angkatan 2017 Program Studi Informatika UNINDRA yang saat ini bekerja di bagian marketing communication salah satu rumah sakit swasta di Jakarta. Pengalaman di bidang komunikasi dan branding disebut menjadi salah satu modal untuk membangun kembali eksistensi KALUNI di tengah alumni UNINDRA.(yr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!