Mei 25, 2026

Sorotjakarta,-
Mantan Ketua Keluarga Alumni Universitas Indraprasta PGRI (Kaluni Unindra) dua periode 2012–2023, Sulastri, berharap kepengurusan Kaluni ke depan mampu menghadirkan sistem pendataan alumni yang lebih modern, terbuka, dan akurat mengikuti perkembangan teknologi digital saat ini.

Hal tersebut disampaikan Sulastri dalam wawancara terkait pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Kaluni Unindra yang akan segera digelar. Saat ini, Sulastri juga menjabat sebagai Dewan Pembina Kaluni sekaligus guru di SMPN 126 Jakarta.

Menurutnya, pada masa kepemimpinannya jumlah alumni Unindra sudah berkembang sangat pesat dan tersebar di berbagai daerah di Indonesia dengan profesi yang beragam, khususnya di bidang pendidikan.

“Zaman saya itu alumninya sudah cukup banyak. Sekarang ketua Kaluni yang baru harus mampu mendata dan membuat database berapa jumlah alumni yang sudah bekerja, yang sudah menjadi pejabat di daerah, karena alumni Unindra tersebar di seluruh Indonesia,” ujar Sulastri.

Ia menilai alumni Unindra memiliki kontribusi besar di dunia pendidikan, terutama di sekolah-sekolah negeri di Jakarta.

“Di tingkat sekolah negeri di Jakarta ini rata-rata kepala sekolah dan wakil kepala sekolah itu alumni Unindra,” katanya.

Sulastri menjelaskan, perkembangan organisasi alumni harus berjalan seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan sistem pendataan digital yang semakin canggih. Oleh sebab itu, kepengurusan baru diharapkan mampu menghadirkan data alumni yang lebih valid dan terintegrasi.

“Sekarang zamannya sudah lebih maju. Data-data alumni harus lebih akurat dan lebih modern dibanding zaman kami dulu. Dengan sistem elektronik sekarang sebenarnya lebih mudah untuk mendata,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, pada akhir masa kepemimpinannya tahun 2023, jumlah alumni Unindra telah mencapai sekitar 15 ribu orang. Bahkan menurut penyampaian rektor saat itu, jumlah alumni disebut lebih besar dibanding jumlah mahasiswa aktif.

“Setiap periode selalu bertambah terus jumlah alumninya. Di buku alumni juga selalu tercatat jumlahnya dan terus berkesinambungan,” ungkapnya.

Sebagai mantan ketua, Sulastri berharap ketua Kaluni yang akan terpilih nantinya mampu membawa organisasi menjadi lebih baik dan lebih terbuka dalam pengelolaan data alumni.

“Pesan saya untuk calon terpilih nanti semoga bisa lebih baik dari zaman kami, lebih terbuka database-nya, lebih nyata dan lebih jelas,” tuturnya.

Musyawarah Besar Kaluni Unindra sendiri menjadi momentum penting dalam menentukan arah baru organisasi alumni sekaligus memperkuat jejaring antaralumni demi mendukung kemajuan Universitas Indraprasta PGRI di masa mendatang.(yr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!