Mei 25, 2026

Sorotjakarta,-
Musyawarah Besar (Mubes) Keluarga Alumni Universitas Indraprasta PGRI (Kaluni Unindra) siap digelar. Ketua Kaluni Unindra periode 2023–2026, Rukmana, menyampaikan bahwa seluruh persiapan teknis telah dilakukan secara maksimal oleh panitia demi menyukseskan agenda penting organisasi alumni tersebut.

Menurut Rukmana, konsep pelaksanaan Mubes kali ini dibuat layaknya sebuah pemilihan pemimpin dalam sebuah negara, sehingga seluruh proses dijalankan secara serius, transparan, dan terverifikasi.

“Persiapan sejauh ini panitia sudah cukup banyak melakukan berbagai hal teknis semaksimal mungkin, mulai dari persiapan atribut hingga konsep acara. Kita mengadopsi sistem yang benar-benar serius seperti negara mengadakan pemilihan pimpinan,” ujar Rukmana saat diwawancarai di Jakarta, Minggu (24/5/2026).

Ia berharap siapapun yang nantinya terpilih menjadi Ketua Kaluni Unindra dapat membawa organisasi alumni menjadi lebih maju dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan almamater.

“Alumni merupakan variabel penting untuk menunjang kemajuan kampus. Karena itu siapapun yang terpilih nanti harus bisa membawa Kaluni menjadi lebih baik lagi,” katanya.

Rukmana menjelaskan, perkembangan Kaluni Unindra dari masa ke masa menunjukkan tren positif. Menurutnya, pada awal berdiri organisasi alumni masih berada pada tahap merintis dan menata sistem karena usia alumni Unindra sendiri masih tergolong baru.

Namun saat ini, Kaluni mulai membuka berbagai koneksi dan jejaring eksternal agar alumni Unindra semakin dikenal luas.

“Kita sudah mulai membuka koneksi dan jejaring di luar agar alumni Unindra dikenal. Siapapun nanti yang terpilih akan tetap melanjutkan dan mengembangkan koneksi tersebut,” jelasnya.

Terkait pelaksanaan pemilihan, Rukmana menyebutkan bahwa meskipun anggota Kaluni mencapai puluhan ribu orang, proses pemilihan tetap dilakukan secara langsung atau offline demi menjaga transparansi dan menghindari potensi kecurangan.

“Yang sudah mengisi formulir sekitar 180 orang lebih, dan yang terkonfirmasi hadir kemungkinan lebih dari 100 peserta. Bahkan bisa mencapai 250 sampai 300 peserta,” ungkapnya.

Ia menambahkan, seluruh peserta pemilih telah melalui proses verifikasi berlapis, baik melalui database internal Unindra maupun data dari pangkalan pendidikan tinggi.

“Verifikasi dilakukan melalui aplikasi SIKA dan juga melalui data Dikti. Kalau ada alumni yang lupa nomor induknya, tetap kita bantu cari melalui website Dikti,” katanya.

Dalam Mubes Kaluni Unindra kali ini terdapat dua pasangan kandidat calon ketua umum, yakni pasangan nomor urut satu M. Trywara dan Wirayudha, serta pasangan nomor urut dua Aidil Armi Muhammad dan M. Mirza.

Secara pribadi, Rukmana berharap ketua terpilih nantinya memiliki komitmen kuat dalam menjalankan organisasi alumni di tengah kesibukan pekerjaan dan keluarga masing-masing

“Menjalankan organisasi alumni itu tidak semudah saat masih mahasiswa karena waktu kerja dan keluarga pasti ikut terpakai. Jadi minimal harus punya komitmen,” ujarnya.

Selama masa kepemimpinannya, Rukmana menyebut Kaluni telah menjalankan berbagai program yang berfokus pada pengembangan alumni dan persiapan menghadapi dunia kerja.

Beberapa program yang telah dijalankan antara lain sosialisasi migran aman bekerja sama dengan KP2MI, program distribusi tenaga kerja melalui magang, hingga kerja sama sertifikasi dosen bersama Usage.

“Kita juga sudah pernah bekerja sama dalam program magang sehingga beberapa alumni bisa disalurkan sesuai kebutuhan tenaga kerja. Ada juga kerja sama sertifikasi dosen, meski saat ini belum selesai karena adanya penghentian dana hibah dari Amerika,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh capaian program kerja kepengurusan akan dipaparkan lebih lengkap dalam laporan pertanggungjawaban (LPJ) pada pelaksanaan Mubes Kaluni Unindra nanti.(yr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!