Maret 6, 2026

Jakarta – Unindra kembali melaksanakan wisuda yang-57, wisuda kedua dalam semester genap 2016/2017 ini diikuti 1387 wisudawan terdiri atas 1.227 program Strata Satu (S1) dan 160 program Strata Dua (S2), gelar wisuda ini berlangsung gd. Sasono Langen Budoyo Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta (30/7).

Rektor Unindra Prof Sumaryoto mengatakan Unindra tetap konsisten dengan berbagai peraturan Kemenristekdikti juga peraturan per Undang-undangan yang berkaitan dengan Perguruan Tinggi. Dalam waktu dekat ini kami juga berupaya keras menyesuaikan kurikulum, proses belajar mengajar sesuai PP No.44 Tahun 2015 yang berkahir paling lambat Desember 2017.

“Dengan mengucap Insya Allah mulai Januari 2018 kita akan konsisten mengikuti peraturan-peraturan yang berlaku khususnya PP No.44 Tahun 2015, Unindra sedang melakukan proses akhir persiapan akreditasi institusi,” ujar Sumaryoto.

Akreditasi Perguruan Tinggi yang memang sudah dilakukan pemerintah selambatnya Agustus 2019. Unindra berupaya keras selambatnya Desember 2017 ini kita akan mengupload data akreditasi Perguruan Tinggi.

“Dalam kesempatan yang baik ini saya mohon do’a bapak ibu, wisudawan, juga semua khususnya dari para pembina dari tingkat pusat maupun daerah, kemudian pimpinan kopertis wilayah III mudah-mudahan kita nanti bisa sukses berjalan dengan lancar dan berhasil sesuai dengan apa yang kita harapkan,” jelas Sumaryoto

Dalam jangka waktu 10 tahun Unindra sudah mencapai pertumbuhan mahasiswa yang cukup pesat. Dari berdiri 6 September 2004 masih kisaran 4.500 an mahasiswa, pada tahun 2013 sudah mencapai 34.000 lebih. Ini tentunya prestasi yang sangat membanggakan bagi kita semua.

Kedepannya Unindra ingin menjadi perguruan tinggi unggulan seperti diluar negeri menjadi unggulan To Research University. Namun kita juga harus mawas diri terhadap kemampuan yang masih sangat terbatas. Jadi sampai 2029 sesuai dengan rate yang dimiliki kita ingin menjadi PerguruanTinggi Excellent Teaching University di perguruan tinggi yang mengedepankan proses pembelajaran yang unggul sebelum masuk ke ranah Reseearch University.

Unindra juga bisa berkiprah secara nasional. Pada 23 September lalu di arena Calculus Cup perwakilan dari Unindra meraih juara kedua yang membanggakan setelah juara pertama diraih ITB, kedua Unindra ketiga UGM dan keempat oleh UI.

“Ini suatu bukti bahwa walaupun Unindra dengan dana yang paling terjangkau tapi dalan proses belajar mengajar, Unindra bisa membuktikan bisa sejajar dengan perguruan tinggi negeri.” pungkas Sumaryoto.(rdk/Yurike)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *