September 15, 2026

Sorotjakarta,-
Universitas Panca Sakti Bekasi resmi menjalin kerja sama (Memorandum of Understanding/MoU) dengan pihak Kecamatan Pondok Melati untuk memprakarsai program Pondok Melati Inggris Indonesia (PMII). Program ini digadang-gadang akan menjadi cikal bakal kawasan Kampung Inggris di wilayah Bekasi.

Ketua Program Studi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UPS Bekasi, Lenny Solo, S.S., M.Hum menjelaskan bahwa penetapan titik lokasi kawasan Kampung Inggris ini nantinya akan ditentukan langsung oleh pihak Kecamatan Pondok Melati.

“Nanti lokasi untuk dijadikan Kampung Inggris akan ditentukan oleh Camat Pondok Melati. Ke depan, tempat ini akan terus bertambah seiring meningkatnya jumlah peserta,” ujar Lenny.

Persiapan dan Fasilitas Pembelajaran

Menjelang peresmian (grand launching), pihak UPS Bekasi telah melakukan berbagai persiapan matang, khususnya dalam penyediaan fasilitas belajar yang terstruktur. Lenny mengungkapkan bahwa kelas-kelas pembelajaran telah dipisahkan berdasarkan kelompok sasaran agar proses belajar mengajar lebih efektif.
• Siswa dan Siswi: Kelas khusus untuk pelajar sekolah di lingkungan Pondok Melati.
• Tenaga Pendidik & ASN: Kelas peningkatan kapasitas bagi guru dan aparatur sipil negara.
• Organisasi Masyarakat (Ormas): Kelas khusus untuk anggota Karang Taruna, Pemuda Pancasila, dan kelompok masyarakat lainnya.

Berawal dari Gagasan Wakil Rektor III

Gagasan pembentukan Kampung Inggris ini pertama kali dicetuskan oleh Wakil Rektor III UPS Bekasi, Dr. Sri Watini, M.Pd. Melihat potensi keberadaan kampus yang berlokasi di Pondok Melati, ia terdorong untuk menghadirkan kawasan edukasi bahasa asing yang serupa dengan Kampung Inggris di Pare maupun Purbalingga.

Pihak kampus berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan penuh, termasuk peluang hibah lahan untuk pengembangan fasilitas pendukung di masa depan.

“Rencananya mengarah ke sana, ada tempat penginapan dan kelas-kelas terpadu. Siapa tahu nanti Pemerintah Kota Bekasi atau Kecamatan Pondok Melati bisa menghibahkan lahan untuk kawasan Kampung Inggris ini,” tambah Lenny.

Tingkatkan Kualitas SDM Bekasi

Melalui program PMII ini, UPS Bekasi berharap dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Bekasi, khususnya dalam penguasaan bahasa Inggris. Kehadiran program ini juga diharapkan menjadi alternatif yang lebih efisien dan terjangkau bagi masyarakat lokal.

“Warga Bekasi dan sekitarnya tidak perlu jauh-jauh lagi ke Pare naik kereta api. Di sini biaya lebih terjangkau untuk meningkatkan kualitas guru, siswa, hingga ormas agar semuanya bisa mahir berbahasa Inggris,” pungkasnya.

Acara grand launching program Pondok Melati Inggris Indonesia ini rencananya akan dihadiri oleh Wali Kota Bekasi, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta para tenaga pendidik dan pelajar se-Kecamatan Pondok Melati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!