September 15, 2026

Sorotjakarta,-
Universitas Pancasakti Bekasi bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menggelar program pelatihan bahasa Inggris bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bekasi. Program ini dihadirkan untuk mendukung kebijakan Wali Kota Bekasi terkait penerapan hari berkomunikasi bahasa Inggris (One Day Communication in English).

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pancasakti Bekasi, Dr. Yon A.E., M.Pd menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk implementasi Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

“Bapak Wali Kota memiliki program One Day Communication in English. Setiap hari Jumat ada rapat rutin yang dipimpin langsung oleh Wali Kota dan diikuti oleh jajaran pimpinan OPD, seperti kepala dinas, Kasatpol PP, camat, dan jajaran lainnya. Kebijakannya, rapat tersebut wajib menggunakan bahasa Inggris,” ujar Yon dalam keterangannya.

Yon menyebut tuntutan tersebut membuat para ASN dan pejabat di lingkungan Pemkot Bekasi harus memiliki kemampuan bahasa Inggris lisan (oral speaking) yang terukur. Pelatihan menitikberatkan pada advanced speaking, mencakup kemampuan berdiskusi, menyampaikan pendapat, hingga melakukan presentasi.

“Mau tidak mau ASN dituntut untuk bisa memiliki kemampuan berbahasa Inggris. Karena itu, sebagai perguruan tinggi di bawah naungan Kopertis IV (LLDIKTI IV), Universitas Pancasakti Bekasi memfasilitasi pelatihan ini,” jelasnya.

Pelatihan ini telah berlangsung selama kurang lebih 5 bulan atau setara 16 kali pertemuan (setengah semester). Sebanyak 20 pejabat Pemkot Bekasi berpartisipasi sebagai peserta, dengan bimbingan dari tiga pengajar, yakni Yon A.E., Pak Leroy, dan Bu Leni.
Sistem perkuliahan dilakukan secara berpindah-pindah (mobile) untuk menyesuaikan fleksibilitas peserta. Tempat pelaksanaan pelatihan berpindah mulai dari kampus Universitas Pancasakti Bekasi, RSUD, hingga Dinas Kesehatan Kota Bekasi.

Hasil Evaluasi Menunjukkan Peningkatan Kemampuan

Guna mengukur efektivitas program, pihak kampus menggelar evaluasi di akhir periode pelatihan setelah sebelumnya melakukan placement test di awal program. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan kemampuan bahasa Inggris yang signifikan dari para peserta.

“Alhamdulillah sudah banyak kemajuan. Para ASN dan pejabat OPD merasa senang dengan hasil ini, bahkan mereka mengharapkan ada sesi atau gelombang berikutnya,” ungkap Yon.

Saat ini pihak Universitas Pancasakti Bekasi masih menunggu instruksi lebih lanjut dari Wali Kota Bekasi terkait keberlanjutan program tersebut. Seluruh peserta pelatihan juga telah menerima sertifikat beserta laporan hasil capaian nilai masing-masing.

“Prinsipnya, kami dari Universitas Pancasakti Bekasi siap apabila program ini dilanjutkan, sebagai bentuk pengabdian kami kepada Pemkot Bekasi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!