Juli 7, 2026

Sorotjakarta,-
Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Woodball Banten, Suhendar Wijaya, menegaskan bahwa keikutsertaan tim Banten dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Woodball Indonesia 2026 di Jakarta bukan sekadar rutinitas tahunan. Kejurnas ini menjadi batu loncatan krusial untuk meloloskan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, sekaligus menjadi ajang promosi bagi para atlet yang bersiap menghadapi Kejuaraan Dunia Woodball pada 24 Juli 2026 mendatang di Thailand.

Suhendar mengungkapkan, persaingan cabor woodball saat ini semakin ketat, terutama di Pulau Jawa yang memiliki enam provinsi dengan kesiapan tim yang sangat serius. Meski demikian, Banten tetap optimis dengan mengandalkan basis pembinaan atlet muda yang mayoritas berasal dari Tangerang Selatan (Tangsel).

Pengprov Banten terus memanfaatkan fasilitas lapangan di dekat area sekolah (SD, SMP, SMA) untuk menjaring bibit-bibit baru, meskipun ketersediaan lapangan woodball yang standar di daerah-daerah diakui masih cukup terbatas.

Menatap masa depan woodball Indonesia, Suhendar optimis bahwa kekuatan utama olahraga ini di tingkat internasional akan terus didominasi oleh rivalitas antara Indonesia dan Thailand.

Setelah sukses membawa pulang medali perak pada SEA Games lalu, ia berharap pembinaan yang solid di tingkat provinsi seperti Banten dapat terus menyokong prestasi tim nasional Indonesia dalam menghadapi berbagai kejuaraan dunia serta SEA Games berikutnya di Malaysia.(yr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!