Juli 7, 2026

Sorotjakarta,-
Keputusan pemerintah yang meresmikan tanggal 13 Juli sebagai Hari Besar Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa mendapatkan sambutan hangat dan penuh sukacita dari para penghayat kepercayaan di seluruh Indonesia. Momentum ini dinilai sebagai langkah nyata negara dalam memberikan pengakuan dan keadilan bagi mereka.

Parmalim asal Sumatera Utara Boyke Sitorus, mengungkapkan rasa bahagia dan harunya atas penetapan hari bersejarah ini. Menurutnya, keputusan ini menjadi bukti bahwa negara kini perlahan-lahan mulai hadir bagi seluruh elemen warganya tanpa terkecuali.

“Artinya yang pertama pasti patut bahagia dan sukacita ya. Yang kedua, kita merasakan di mana pelan-pelan negara itu sudah mulai hadir,” ujar Boyke saat ditemui usai acara di TMII Jakarta Timur, Senin, 6 /7/2026.

Menumbuhkan Rasa Percaya Diri

Boyke, yang menjabat sebagai Ketua Bidang Data di kepengurusan Parmalim Sumatera Utara, menambahkan bahwa penetapan hari besar ini membawa dampak psikologis yang sangat positif bagi para penghayat kepercayaan. Hal ini diharapkan dapat menghapus stigma dan meningkatkan rasa percaya diri mereka dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Tentu buat kita, semakin membuat percaya diri buat kita di masa depan. Dan harapannya tentu dengan ditetapkannya hari besar kepercayaan ini, semakin menumbuhkan rasa percaya diri bagi kita semua teman-teman penghayat kepercayaan Indonesia di mana pun berada,” tuturnya optimistis.(yr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!