Sorotjakarta,-
Rektor Universitas Indraprasta PGRI, Prof. Dr. H. Sumaryoto, menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya Musyawarah Besar (Mubes) Keluarga Alumni Universitas Indraprasta PGRI (KALUNI) 2026 yang berlangsung di Aula Gedung Guru, Kampus Ranco, Jakarta Selatan, Minggu (24/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Sumaryoto berpesan agar seluruh alumni tetap kompak dan memiliki kepedulian besar terhadap almamater. Ia menegaskan bahwa siapa pun yang terpilih dalam Mubes KALUNI harus mampu menghidupkan organisasi alumni dan membesarkan nama almamater, bukan justru mencari kehidupan di dalam organisasi alumni.
“Saya mengucapkan selamat atas penyelenggaraan Mubes KALUNI 2026. Siapa pun yang terpilih nantinya harus mampu menghidupkan almamaternya, bukan mencari kehidupan di almamaternya,” ujar Sumaryoto.
Mubes KALUNI 2026 diikuti oleh dua pasangan calon kandidat yang siap memimpin organisasi alumni untuk tiga tahun ke depan. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas dan kontribusi alumni terhadap perkembangan kampus.
Dalam sambutannya, Sumaryoto juga menyoroti masih rendahnya tingkat kepedulian alumni terhadap almamater. Menurutnya, UNINDRA membutuhkan perhatian dan dukungan nyata dari para alumninya, baik secara moral maupun kontribusi pemikiran.
“Saya harus berbicara jujur bahwa UNINDRA membutuhkan perhatian dari alumni. Meskipun ada faktor eksternal, kami merasakan adanya krisis kepedulian alumni terhadap almamater,” katanya.
Ia mencontohkan, dari sekitar 200 alumni yang diundang dalam kegiatan tersebut, jumlah yang hadir masih jauh dari harapan. Padahal, menurutnya, UNINDRA telah melahirkan ribuan alumni yang sukses di berbagai bidang.
“UNINDRA memiliki lebih dari 10 ribu alumni yang berhasil. Namun, kepedulian terhadap almamater masih perlu ditingkatkan,” ungkapnya.
Sumaryoto pun mengajak seluruh alumni untuk kembali mempererat hubungan dengan kampus. Ia mengibaratkan hubungan almamater dan alumni seperti hubungan ibu dan anak yang tidak dapat dipisahkan.
“Pakailah analogi bahwa almamater adalah ibu dan alumni adalah anak. Jadi tidak boleh dipisahkan,” tutupnya.(yr)
