Sorotjakarta,-
Ketua Pengurus Daerah KBPP Polri Gorontalo, dr. Sony Q, menegaskan pentingnya soliditas dan persatuan dalam pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) KBPP Polri ke VI tahun 2026
Menurutnya, Munas bukan hanya ajang memilih kepengurusan baru, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi seluruh putra-putri Polri dari berbagai daerah di Indonesia.
“Pertama saya sangat bersyukur, 34 provinsi hadir dalam Munas ini. Harapan kami seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan seluruh peserta tetap kompak. Dinamika dalam organisasi itu biasa, tetapi yang paling penting adalah bagaimana kita tetap menjaga persatuan dan soliditas anak-anak polisi seluruh Indonesia,” ujar dr. Sony Q di sela Munas KBPP Polri di Jakarta, 15/5/2026.
Ia menilai Munas harus menjadi forum strategis untuk melahirkan keputusan-keputusan yang bermanfaat bagi kemajuan organisasi ke depan. Menurutnya, KBPP Polri harus terus berkembang sebagai organisasi yang solid, modern, beribadah, dan bermanfaat bagi masyarakat.
dr. Sony menjelaskan, implementasi visi organisasi dilakukan melalui empat pilar utama KBPP Polri, yakni pemanfaatan teknologi, penyiapan sumber daya manusia yang berkualitas, menjaga sinergitas dengan Polri, pemerintah, serta masyarakat luas.
“Kami berharap misi-misi organisasi bisa benar-benar diimplementasikan demi kemajuan KBPP Polri ke depan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, dr. Sony juga menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Ketua Umum KBPP Polri, Evita Nursanty. Ia menyebut selama masa kepemimpinan Evita, organisasi mengalami perkembangan signifikan hingga semakin dikenal masyarakat.
“Sejak masa beliau, seluruh resor-resor di Gorontalo bisa terbentuk. Kami sangat termotivasi karena beliau sangat intens memperhatikan daerah-daerah, bahkan hingga Papua. Beliau seperti kakak bagi kami semua, selalu hadir menjawab persoalan-persoalan di daerah,” ungkapnya.
Menurutnya, kepemimpinan Evita juga berhasil memperkuat konsolidasi organisasi melalui pelaksanaan rapat pimpinan nasional yang rutin, sehingga komunikasi antar daerah tetap terjaga tanpa jeda.
Saat ini, kata dia, KBPP Polri telah terbentuk di 34 provinsi dan terus melakukan pengembangan organisasi di wilayah Papua yang mengalami pemekaran.
Di tingkat daerah, dr. Sony mengatakan KBPP Polri Gorontalo aktif menjalankan kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Mulai dari membantu anggota yang sakit, memberikan kursi roda bagi penyandang disabilitas, hingga kegiatan sosial keagamaan saat Ramadan.
“Kami berupaya memberdayakan anak-anak polisi dan membantu mereka yang membutuhkan. Kegiatan sosial seperti santunan, bantuan kesehatan, hingga kegiatan keagamaan terus kami lakukan,” jelasnya.
Di akhir keterangannya, dr. Sony menyatakan dukungan terhadap keberlanjutan kepemimpinan Evita Nursanty untuk periode berikutnya.
“Kami berharap beliau bisa melanjutkan kepemimpinan periode kedua. Provinsi Gorontalo mendukung penuh,” tegasnya.
Selain aktif di organisasi, dr. Sony juga diketahui bertugas di Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo sebagai Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, sehingga berbagai program sosial organisasi banyak diimplementasikan melalui kegiatan pelayanan masyarakat.(yr)
