Connect with us

News

Ngabila Salama: Tujuh Alasan Penting Dukung RUU Kesehatan

Sorotjakarta,-
Pratisi kesehatan masyarakat dr. Ngabila Salama angkat bicara terkait RUU Kesehatan yang sedang dibahas oleh Komisi IX DPR RI bersama pemerintah.

Ia menyebut ada 7 alasan penting mendukung RUU kesehatan karena mencakup hal-hal dibawah ini:

1. STR semua tenaga kesehatan akan berlaku seumur hidup tanpa perlu perpanjangan lagi yang biasanya dilakukan 5 tahun sekali

2. Izin praktek tenaga kesehatan gratis 5 tahun sekali tanpa wajib membayar apa pun termasuk iuran keanggotaan organisasi profesi dan menggunakan aplikasi transparan, digital, otomatis yang disusun oleh Kemenkes RI.

3. Organisasi profesi akan independen dan tidak diatur pemerintah (tidak dibunyikan dalam UU) akan tetapi tetap mandiri menjadi mitra pemerintah dalam hal kesehatan dan terus menjaga marwah dan kebaikan-kebaikan untuk anggotanya termasuk perlindungan dan kesejahteraan anggota

4. Adanya hospital based (collegium based) untuk menghasilkan dokter spesialis selain yang selama ini berbasis universitas dan AHS yang akan terus ada (hospital based ini akan gratis sekolah spesialis, peserta tetap dibayar selama sekolah karena mengabdi di RS pendidikan, dan mencegah bullying), menciptakan spesialis merata di pelosok berbasis data kebutuhan spesialis di lapangan.

5. Perlindungan hukum nakes ditambah dari UU sebelumnya diantaranya perlindungan selama pendidikan, nakes bisa menghentikan pelayanan ke pasien jika ada ancaman verbal, dan penyelesaian sengketa diutamakan mediasi/diluar pengadilan, narasi kesembuhan sudah dihapuskan, menambah perlindungan hukum untuk tenaga kesehatan.

6. Kesejahteraan tenaga kesehatan ditambahkan dengan banyak dibunyikan dalam DIM RUU peran dari pemerintah daerah (insentif, infrastruktur, sarpras, beasiswa, pemerataan dan mutu layanan kesehatan, dll) dan sudah dibunyikan tenaga kesehatan mendapat insentif yang layak.

7. Kesehatan masyarakat diutamakan dengan pilar pertama: transformasi layanan primer. Ada 300.000 posyandu prima di level RW / RT, adanya insentif kader, dan lainnya.

“RUU kesehatan upaya reformasi sistem kesehatan pro rakyat dan tenaga kesehatan. Mari dukung dengan memberikan masukan konstruktif tanpa henti, kawal regulasi teknis untuk memperkuat layanan kesehatan baik, merata, bermutu di Indonesia.” Terang Ngabila Salama yang juga Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi, Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Ngabila berharap, “Semoga RUU kesehatan terus memperkuat ini. Lebih baik memulai, ada progres sedikit demi sedikit, daripada tidak pernah memulai sama sekali.” Terang Ngabila lagi.

Ia juga menambahkan bahwa Indonesia harus naik kelas, Indonesia mengedepankan hidup sehat dan cegah sakit, ini juga akan mengurangi pembiayaan kesehatan terutama di layanan rujukan (RS). Kedepannya public health juga akan menjadi hal yang menarik untuk ditekuni oleh para tenaga kesehatan dan menjadi peluang karier dengan adanya spesialis kedokteran keluarga layanan primer (Sp.KKLP) untuk peluang karier spesialis dokter gatekeeper di layanan primer.

Menurutnya dengan konsep cegah sakit, beban negara untuk kesehatan menurun untuk pengobatan dan akan lebih efektif dan efisien.

“Sinergi pemerintah pusat dan daerah serta kolaborasi pentaheliks harus dikuatkan (masyarakat, swasta, akademisi dan mahasiswa, pers, dan tentunya pemerintah sebagai penjahit kolaborasinya).” Pungkas Ngabila.(yr)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in News

error: Content is protected !!