Dirjen Kebudayaan Hilmar Farit: Pekan Kebudayaan Nasional Akan Menjadi Acara Reguler Seperti Pekan Olah Raga Nasional

Dirjen Kebudayaan Hilmar Farit: Pekan Kebudayaan Nasional Akan Menjadi Acara Reguler Seperti Pekan Olah Raga Nasional

Sorotjakarta,-
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko secara resmi membuka Pekan Kebudayaan Nasional 2019.

Acara berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Senin, 7/10/2019. Sebelum di buka tamu undangan di suguhkan oleh berbagai tarian dan hiburan menarik.

Acara yang di gelar oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan ini di ikuti tidak kurang dari 3.600 seniman dari berbagai daerah dan akan di hadiri oleh Presiden Jokowi Dodo pada tanggal 13 Oktober dalam acara pawai budaya dengan jumlah peserta pawai 3.500. demikian ucap Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid selaku ketua pelaksana acara.

“Izin melaporkan bahwa gagasan Pekan Kebudayaan Nasional ini berawal dari Kongres Kebudayaan pada tahun 2018 di mana pada saat itu kita mendapatkan banyak sekali laporan tentang semakin sulitnya tempat bagi kehidupan budaya di banyak tempat di Indonesia, dan salah satu alasan mengapa kebudayaan itu surut, karna semakin kuatnya kesalahpahaman yang kemudian bermuara pada intoleransi di dalam masyarakat, sehingga di rasakan perlu ada sebuah ruang bersama untuk membuat kita sebagai bangsa dapat saling menghargai saling memahami, saling menghormati sesuai dengan misi kebudayaan yakni memajukan kebudayaan bersama untuk Indonesia.”jelas Hilmar.

Lebih lanjut di katakan Dirjen, “Bahwa Pekan Kebudayaan Nasional ini kedepannya akan kita jadikan acara reguler, seperti halnya kita telah mempunyai Pekan Olah Raga Nasional dan sekarang kita akan jadikan Pekan Kebudyaan Nasiona.” Ucapnya(yurike)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan