Connect with us

Berita Terkini

Galery Sugandi, Tempat Berburu yang Antik dan Asyik

Barang peninggalan nenek moyang seringkali memiliki kenangan yang tak terlupakan bagi sebagian orang. Namun, ada juga beberapa orang yang sengaja membeli barang-barang jadul tersebut untuk dikoleksi. Peluang itulah yang coba dimanfaatkan Agus Sugandi untuk berbisnis. Ia merintis usaha barang antik dan lawas mulai dari tahun 2005.

Agus membuat tempat untuk para kolektor nyaman berburu barang antik dengan asyik yang diberinya nama Galery Sugandi. Dengan koleksi barang yang dapat dibilang unik, hal tersebut bisa membuat para kolektor yang melihat tertarik untuk memilikinya.

Bisnisnya tidak berjalan semulus yang dikira, berbagai kendala juga dialami Agus. Beberapa di antaranya adalah harus melakukan perawatan dengan teliti dan jika mendapatkan barang yang kurang bagus, ia harus rela menrogoh kocek lebih dalam untuk memperbaiki barang tersebut.

“Kendalanya dalam menjual barang antik, biasanya di perawatan. Apalagi kalau sudah kena cat tebal. Kalau yang kotor cukup diberi hcl pasti sudah bersih,” ujar pemilik akun instagram @antik_sugandi itu.

Agus mengaku, selama menjalankan bisnis ini, dirinya pernah kirim barang paling jauh sampai Malaysia dan Singapore. Galery Sugandi juga aktif dalam beberapa pameran barang jadul. Seperti halnya Pameran Djadoelan yang digelar dari 27 September hingga 15 Oktober 2017 di Pakuwon Trade Center Surabaya.

Pameran dan bursa barang kuno dan berseni itu menjual beragam barang, misalnya: uang kuno, seni daur ulang besi dan barang jadul; gramophone, radio, tv, lampu kapal, kamera lawas, dan sebagainya. “Galery Sugandi memang biasanya gabung dengan orang-orang yang jual barang antik seperti ini, makanya bisa join di acara di PTC ini,” ujar Agus saat diwawancarai SurabayaPagi, Minggu (01/10).

Kisaran harga yang ditawarkan Galery Sugandi pun beragam, mulai dari 100 ribu sampai 5 juta. Sejak hari pertama mengikuti pameran di PTC itu, sudah ada lebih dari lima orang pembeli dari berbagai daerah yang memang sengaja datang untuk menambah koleksinya. Barang-barang yang paling laris setrika arang, jam antik dan lampu kuno.(Riz)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Terkini