Biak Numfor, sorotjakarta.com,
Bupati Waropen F.X. Mote menegaskan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) bukan lembaga baru, melainkan lembaga resmi yang diundangkan negara sejak 1987 melalui UU Nomor 1 Tahun 1987.
Penegasan itu disampaikan Bupati saat membuka rangkaian Musyawarah Kabupaten (Muskab) KADIN Waropen di Biak Numfor, Sabtu (24/10/2026).
KADIN bukan lembaga biasa-biasa saja. Negara hadir melalui KADIN di seluruh Indonesia. Maka Kabupaten Waropen sebagai bagian dari Indonesia harus berhubungan dengan KADIN,” ujar Bupati.
Dengan mengusung tema Bersatu, Bertumbuh, dan Berdaya Saing,Bupati mengajak seluruh pengusaha di Waropen bersatu seperti pohon bakau.
Kenapa Waropen disebut Seribu Bakau? Karena kalau bakau bersatu, gelombang dan ancaman apapun tidak akan takut. Itulah filosofi hidup orang Waropen dari zaman dulu,” katanya.
Menurutnya, pengusaha besar dan kecil harus bersatu membangun Waropen untuk Indonesia, sejalan dengan target Indonesia Emas 2045.
Bupati juga menekankan bahwa visi misi bupati harus satu kesatuan dengan RPJMD Provinsi dan RPJMN Pemerintah Pusat.
Kabupaten tidak bisa berdiri sendiri. APBN, APBD Provinsi, dan APBD Kabupaten harus digabung menjadi satu kekuatan membangun daerah. Kita tidak bisa hidup hanya dengan APBD sendiri,” tegasnya.
Untuk Tanah Papua yang terdiri dari 6 provinsi dan 42 kabupaten, pelaksanaan KADIN merujuk pada UU Otonomi Khusus dan PP 106/107, serta sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945 untuk kemakmuran rakyat.
Sementara itu, pelaku ekonomi Waropen Andre Wonatorei menyatakan apresiasi kepada KADIN Pusat dan Provinsi yang melihat Waropen sebagai bagian integral Papua.
Ia menyebut Waropen di usia 23 tahun memiliki potensi luar biasa di darat, laut, dan udara yang belum dikelola optimal, dan membutuhkan nakhoda yang tepat.
KADIN Waropen harus menjadi wadah yang merangkul semua asosiasi lokal maupun nasional tanpa sekat. Siap mendukung visi Bupati Bangkit, Mandiri, Sejahtera dan Berkeadilan,” ujar Andre.
Ia menambahkan kesiapan panitia Muskab II KADIN Waropen sudah 85 persen dan akan digelar di Misi GBI Biak usai Muskab Biak Numfor.
Harapan Bupati ke depan KADIN Waropen yang terbentuk dapat menggelar pameran produk lokal seperti kepiting bakau, ikan, udang, dan produk olahan bakau, serta mensosialisasikan regulasi pemerintah untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat.
Herikson Kbarek
