Sorotjakarta,-
Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) menggelar Muktamar ke-10 yang dihadiri oleh perwakilan pengurus dari seluruh Indonesia. Dalam ajang tersebut, seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) menyuarakan dukungannya agar Syifa Fauzia kembali memimpin BKMT untuk periode berikutnya.
Wakil Ketua Umum BKMT, Saidah Zaini Saleh, S.Pd.I., mengungkapkan alasan kuat di balik dukungan solid dari para pengurus di daerah.
Menurutnya, Syifa Fauzia memiliki rekam jejak kepemimpinan serta latar belakang pendidikan yang mumpuni, baik di dalam maupun di luar negeri.
“Ibu Syifa ini adalah sosok pimpinan yang terus belajar dengan berbagai pengalaman beliau, baik sekolah di dalam negeri maupun di luar negeri. Beliau sangat mampu menjadi Ketua Umum BKMT,” ujar Saidah di lokasi acara Muktamar.
Saidah menjelaskan, saat ini BKMT telah berkembang pesat dan memiliki jejaring yang luas di seluruh pelosok tanah air.
“Saat ini BKMT sudah hadir di 35 provinsi dan sekitar 400 kabupaten/kota. Hari ini berkumpul perwakilan dari seluruh Indonesia. Tadi dengan antusias yang luar biasa, seluruh perwakilan meminta beliau untuk kembali menjadi Ketua Umum di periode berikutnya,” terangnya.
Fokus Ekonomi Keumatan Jadi PR Utama
Menatap kepengurusan ke depan, Saidah menyebutkan ada banyak tantangan dan program kerja yang harus diselesaikan, baik program jangka pendek maupun jangka panjang. Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian serius BKMT adalah penguatan ekonomi keumatan.
“PR tentu banyak karena isu terus bergejolak. Namun isu yang paling dekat dan krusial adalah soal ekonomi keumatan. Apalagi hampir 99 persen anggota BKMT adalah perempuan dan ibu-ibu yang merasakan langsung kondisi perekonomian saat ini,” jelas Saidah.
Melalui kepemimpinan Syifa Fauzia ke depan, pihak BKMT berharap organisasi majelis taklim ini dapat semakin eksis dan memberikan dampak yang lebih luas, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional.
“Harapan kita mudah-mudahan kepemimpinan ke depan membuat BKMT lebih eksis, lebih baik, dan tidak hanya nasional, tetapi insyaallah Go International,” pungkasnya.(yr)
