Supiori, sorotjakarta.com
Dalam upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih dan taat hukum, Kejaksaan Negeri (Kejari) Biak Numfor menggelar kegiatan Penerangan Hukum (Penkum) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Supiori, Kamis 17 September 2026.
Kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Pemerintah Daerah yang Taat Hukum Demi Terciptanya Ketertiban dan Keadilan Sosial” ini dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Supiori dan diikuti dengan antusias oleh puluhan ASN.
Hadir sebagai narasumber utama, Kepala Seksi Intelijen Kejari Biak Numfor, Daniel Surya Partogi, S.H., M.H., yang mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Biak Numfor.
Hadir pula Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Supiori, Drs. Budi Mansoben,M.Si., Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Supiori, Aldi, S.E., M.H., serta para pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Supiori
Dalam paparannya, Daniel Surya Partogi menegaskan bahwa pemahaman hukum menjadi fondasi utama bagi aparatur untuk terhindar dari jerat hukum, khususnya tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan kewenangan.
Tujuan utama Penkum ini adalah memperkuat pemahaman hukum bagi aparatur. Ketika aparatur paham hukum, maka potensi pelanggaran dapat dicegah sejak dini. Sehingga pelayanan publik kepada masyarakat bisa berjalan maksimal, aman, tertib, dan adil,” tegas Daniel.
Ia menambahkan, Kejari Biak Numfor tidak hanya bertindak sebagai penindak, tetapi juga sebagai pendamping dan pembina bagi pemerintah daerah agar tidak salah langkah dalam pengelolaan anggaran dan kebijakan.
Sementara itu, Plt. Sekda Supiori, Drs. Budi Mansoben, M.Si., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kejari Biak Numfor yang telah proaktif hadir memberikan pembinaan hukum di Supiori.
Menurutnya, kegiatan ini sangat relevan dan penting, mengingat Supiori sebagai Kota Injil harus dibangun di atas pondasi pemerintahan yang bersih, jujur, transparan, dan takut akan Tuhan.
Kami menyambut baik kegiatan ini. Mari kita dukung bersama pemerintahan yang bersih, transparan dan taat hukum demi kemajuan Kabupaten Supiori yang kita cintai,” ujar Budi Mansoben.
Pantauan media, kegiatan Penkum berlangsung interaktif. Para peserta aktif melakukan sesi tanya jawab, terutama terkait pengelolaan keuangan daerah, pengadaan barang dan jasa, serta batasan kewenangan dalam pengambilan kebijakan.
Diharapkan melalui kegiatan ini, sinergitas antara Kejaksaan dan Pemerintah Kabupaten Supiori semakin solid dalam membangun Supiori yang maju, berkeadilan, dan sejahtera. (HK.& JM)
