Sorotjakarta,-
PT Zoomlion Indonesia Heavy Industry turut memeriahkan ajang pameran teknologi pertanian tahunan, Inagritech, yang diselenggarakan oleh PT GEM Indonesia. Langkah ini menjadi momentum penting bagi pabrikan asal Changsha, China tersebut untuk memperkuat branding lini produk pertanian (agriculture) mereka di tanah air.
Dalam pameran kali ini, Zoomlion menampilkan empat unit unggulan, mulai dari Sugarcane Harvester (alat pemanen tebu) tipe C620, Big Horsepower Tractor 180 HP, Rice Combine Harvester (alat pemanen padi), hingga Rotavator (keloror rotari) tipe X3 series untuk membajak sawah.
Agriculture Marketing Supervisor PT Zoomlion Indonesia Heavy Industry, Roy Rimansyah Perdana, mengungkapkan bahwa keikutsertaan principal secara langsung di pameran ini merupakan pengalaman pertama bagi divisi agriculture Zoomlion.
“Sejujurnya kalau saya dari tahun 2022 selalu ikut sebagai pengunjung. Tapi sekarang bisa berpartisipasi langsung, rasa bangga aja. Kurang lebih 5 tahun bekerja di Zoomlion dan sekarang nge-branding sendiri,” ujar Roy saat ditemui di lokasi pameran Inagritech, Selasa, 28/7/2026.
Alasan Merambah Pasar Pertanian & Strategi Bersaing
Roy menceritakan, Zoomlion sebenarnya sudah masuk ke Indonesia sejak tahun 2014, namun kala itu masih berfokus pada alat berat konstruksi. Baru pada rentang tahun 2018–2019, Zoomlion membuka divisi pertanian yang diawali melalui proyek tender pemerintah.
“Per Januari 2022, kami menjadi pionir untuk membuka divisi retail-nya. Karena melihat pasar di tender cukup bagus, pabrikan merasa perlu dikembangkan lagi untuk retail,” jelas Roy yang memegang area penjualan wilayah Pulau Jawa tersebut.
Menanggapi persaingan dengan merek-merek ternama asal Jepang maupun Eropa yang sudah lebih dulu menguasai pasar Indonesia, Roy menilai Zoomlion hadir dengan keunggulan dari segi efisiensi harga dan fleksibilitas pembayaran.
“Kalau namanya brand China kan pasti harga kompetitif dibandingkan brand lain dari Jepang, Eropa, atau Korea. Harga kami cenderung di bawah, bisa setengah kali lipat lebih murah dari merek senior. Selain itu, kami juga dimudahkan dengan term of payment (cara bayar),” tuturnya.
Garansi dan Dukungan Purna Jual
Terkait purna jual dan ketersediaan suku cadang, Roy menegaskan bahwa Zoomlion menerapkan sistem dealership. Pihak dealer resmi yang tersebar dari Sumatra hingga Papua diwajibkan menyetok sparepart. Jika stok di dealer dan principal kosong, barulah dilakukan sistem indent impor langsung dari China.
Untuk jaminan kualitas, Zoomlion memberikan garansi resmi bagi para konsumennya:
• Traktor: Garansi hingga 2.000 jam atau 2 tahun.
• Combine Harvester: Garansi hingga 1.000 jam atau 1 tahun.
Roy menambahkan, ketahanan unit alat pertanian sangat bergantung pada pola perawatan berkala serta kesiapan operator di lapangan.
“Mau Jepang atau China sama saja. Kalau perawatannya bagus dan servis berkala teratur, pasti awet. Melalui pameran ini, harapannya orang-orang makin tahu bahwa Zoomlion juga punya produk agriculture, bukan cuma alat berat konstruksi,” pungkasnya.(yr)
