Sorotjakarta,-
Eskalasi politik menjelang Kongres Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) 2026 semakin menghangat. Dalam gelaran debat calon kandidat yang berlangsung di Jakarta Selatan pada Minggu petang, 21 Juni 2026, calon ketua umum BM PAN kandidat nomor urut 3, Mitra Fakhruddin, memaparkan visinya mengenai penguatan ideologi dan strategi merangkul generasi muda.
Momen menarik terjadi saat panelis sekaligus kader senior BM PAN, Iswari Mukhtar, melontarkan pertanyaan tajam mengenai dua isu krusial: relevansi kaderisasi bagi Generasi Z yang cenderung apolitis, serta langkah tegas organisasi terhadap kader aktif yang menyuarakan narasi politik bertentangan dengan ideologi dasar Partai Amanat Nasional (PAN).
Relevansi Kaderisasi dan Sentuhan Gen Z
Menjawab tantangan tersebut, Mitra Fakhruddin menegaskan bahwa BM PAN memiliki fondasi nilai dasar perkaderan yang kuat dan telah teruji oleh waktu sebagaimana tertuang dalam Anggaran Dasar organisasi. Nilai-nilai inilah yang menurutnya berhasil melahirkan banyak pemimpin tangguh di internal BM PAN hingga saat ini.
“Proses kaderisasi yang ada di BM PAN ini sudah berjalan begitu panjang, sehingga melahirkan banyak kader-kader yang handal,” ujar Mitra dalam pemaparannya.
Terkait pendekatan terhadap Gen Z yang kerap dinilai apatis terhadap politik, kandidat nomor urut 3 ini mengindikasikan perlunya laboratorium kader yang adaptif. Ia menekankan pentingnya organisasi menjadi wadah inklusif yang mampu menerjemahkan nilai-nilai ideologis partai ke dalam bahasa dan ruang kreasi yang relevan dengan kebutuhan anak muda zaman sekarang.
Ketegasan Ideologi Organisasi
Di sisi lain, menanggapi pertanyaan Iswari mengenai potensi pelanggaran disiplin dan munculnya narasi yang berseberangan dengan ideologi PAN, Mitra menggarisbawahi bahwa aturan organisasi harus tetap menjadi rujukan utama. Kendati demikian, BM PAN di bawah kepemimpinannya nanti akan mengedepankan pembinaan yang terukur untuk memastikan seluruh kader aktif tetap berjalan selaras dengan garis perjuangan partai.
Debat ini semakin menegaskan posisi Mitra Fakhruddin sebagai salah satu kandidat kuat yang siap membawa BM PAN responsif terhadap perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri ideologinya menuju Kongres 2026.(yr)
