Maret 7, 2026

Sorotjakarta,-
Mengemudi dalam kondisi mengantuk di jalan tol sangat berbahaya karena bisa mengurangi konsentrasi dan respons. Berikut beberapa tips kesehatan yang dibagikan oleh Praktisi Kesehatan Masyarakat dr. Ngabila Salama yang bisa membantu menghilangkan rasa kantuk saat mengemudi:

1. Tidur Cukup Sebelum Berkendara: Pastikan Anda tidur minimal 7-8 jam sebelum perjalanan panjang. Tidur cukup adalah cara terbaik untuk mengurangi kantuk saat berkendara.

2. Minum Kopi atau Kafein: Kafein dalam kopi atau teh bisa membantu meningkatkan kewaspadaan. Namun, efeknya mungkin baru terasa setelah sekitar 30 menit.

3. Makan Camilan Sehat: Mengemil makanan ringan yang sehat, seperti kacang-kacangan, buah-buahan, atau cokelat hitam, bisa membantu memberikan energi tambahan.

4. Hindari Makan Terlalu Banyak: Makan berlebihan, terutama makanan berat, bisa membuat tubuh lebih mengantuk. Usahakan makan dalam porsi kecil.

5. Dengarkan Musik yang Ceria: Musik dengan tempo cepat atau yang bersemangat bisa membantu menjaga fokus.

6. Lakukan Istirahat Secara Berkala: Setiap 2 jam, usahakan berhenti sejenak di rest area untuk meregangkan tubuh atau berjalan sebentar. Ini membantu mengembalikan sirkulasi darah dan mencegah kantuk.

7. Tarik Napas dalam-dalam: Jika mulai merasa mengantuk, cobalah tarik napas panjang dan dalam beberapa kali. Teknik ini bisa membantu menyegarkan otak.

8. Atur Ventilasi atau Gunakan AC: Udara segar atau udara dingin dari AC bisa membantu membuat Anda lebih waspada.

9. Ajak Teman Mengobrol: Jika Anda tidak sendirian, mengobrol dengan teman bisa membantu menjaga perhatian tetap terjaga.

10. Pertimbangkan Power Nap Singkat: Jika kantuk tak tertahankan, cobalah tidur sebentar di rest area. Power nap selama 15-20 menit bisa mengembalikan energi tanpa menyebabkan terlalu lelap.

11. Minum Air Putih yang Cukup: Dehidrasi bisa menyebabkan kantuk. Pastikan Anda minum cukup air sepanjang perjalanan.

“Mengemudi dengan fokus dan kesehatan prima sangat penting untuk keselamatan. Jika kantuk tetap tidak hilang, lebih baik berhenti sejenak daripada memaksakan diri.” Ujar Ngabila.(yr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *