Maret 7, 2026

Sorotjakarta,-
Mengawali bisnis batik dengan brand Ramban Ayu, kini wanita sukses ini mengembangkan batik yang ramah lingkungan hingga menembus pasar di Asia Tenggara.

Di temui dalam acara Inacraft 2023 di JCC, Tien Madjid selaku owner Ramban Ayu Ecoprint dan Shibori menuturkan produk yang dihasilkan, khususnya batik Ecoprint sangat diminati oleh pasar, menurutnya bahan dasar hingga proses pewarnaan batik Ecoprint menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan dan mudah di peroleh, contohnya daun jati untuk motif, air rebusan buah mangrove untuk pewarna dan lainnya.

Lebih lanjut Tien Madjid meuturkan sebelum ia memproduksi batik Ecoprint terlebih dahulu wanita yang memiliki bakat seni tersebut memproduksi kain batik sintetis.

“Awalnya saya menggeluti batik sintetis, namun setelah mendapatkan informasi jika limbah batik sintetis dapat membahayakan lingkungan, itulah sebabya saya mencoba beralih ke Ecoprint.” Ujar Tien.

Adapun jenis produk yang dipamerkan dalam acara Inackraft yang dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo antaralain:
Pakaian wanita/pria, Tas/dompet dari kulit domba, Tas/dompet dari kulit sapi, Sepatu kanvas, Sepatu kulit, Topi, Tas Goni, Kain Rayon dan lainnya.

Adapun harga yang ditawarkan bervariasi mulai dari Rp. 250.000 hingga Rp. 2.500.000.

Tien menyebut saat ini fashion dari produk Ramban Ayu Ecoprint dan Shibori telah menguasai kota-kota besar di Indonesia bahkan telah menembus pasar Asia Tenggara.(yr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *