Sorotjakarta,-
Kolaborasi strategis antara Universitas Pancasakti Bekasi dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) sukses digelar. Program pelatihan bahasa Inggris yang ditujukan bagi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Bekasi tersebut telah resmi berakhir setelah berlangsung selama kurang lebih empat bulan.
Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan keberhasilan program tersebut, Pemkot Bekasi mengundang pimpinan Universitas Pancasakti Bekasi ke Balai Kota pada Senin (19/10) untuk penyerahan penghargaan. Penghargaan dan sertifikat tersebut diterima langsung oleh Rektor Universitas Pancasakti Bekasi, Zaharuddin, S.E., M.M., dari Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.
Dekan FKIP Universitas Pancasakti Bekasi menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan wujud apresiasi Pemkot Bekasi atas dedikasi tim pengajar dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris.
“Alhamdulillah, pelatihan ini sudah selesai kurang lebih sebulan yang lalu. Tadi kami diundang ke Balai Kota, di mana Pak Rektor hadir langsung menerima penghargaan dan sertifikat dari Pak Wali Kota. Acara ini merupakan bentuk ucapan terima kasih Pemkot Bekasi kepada Universitas Pancasakti, khususnya Prodi Pendidikan Bahasa Inggris,” ujar Dekan FKIP.
Berfokus pada Komunikasi Efektif dan Metode Interaktif
Selama empat bulan pelatihan, para pimpinan OPD dibimbing oleh tiga dosen tetap Universitas Pancasakti Bekasi, yaitu Dekan FKIP, Bu Leni, dan Pak Leroy. Berbeda dengan metode pembelajaran konvensional, pelatihan ini berfokus pada peningkatan kemampuan komunikasi praktis, bukan sekadar tata bahasa (grammar).
“Pendekatan yang kami terapkan adalah communicative approach. Pembelajaran dikemas secara interaktif melalui role play, diskusi, hingga presentasi seperti cara membuka pidato, berargumen, dan menjawab pertanyaan. Yang terpenting adalah komunikasi sampai dan dapat dipahami oleh lawan bicara,” jelasnya.
Antusiasme peserta selama pelatihan dinilai sangat tinggi.
Keaktifan dan semangat para pimpinan OPD dalam menyelesaikan setiap tugas menjadi dorongan positif bagi tim pengajar.
Buka Peluang Studi Lanjut S2 dan Inovasi Tempat Belajar
Keberhasilan gelombang pertama ini membuka ruang untuk keberlanjutan program pada gelombang berikutnya. Selain pelatihan bahasa Inggris, kolaborasi ini juga diharapkan menjadi wadah dorongan bagi ASN yang belum berpendidikan magister untuk melanjutkan studi pada Program S2 Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Pancasakti Bekasi.
Menatap pelatihan tahap kedua, pihak fakultas berrencana melakukan evaluasi menyeluruh guna meningkatkan kualitas program. Salah satu inovasi yang diusulkan adalah menghadirkan suasana belajar yang lebih santai di luar area kampus.
“Untuk tahap berikutnya, kami ingin suasana pembelajaran lebih santai dan enjoy, misalnya belajar sambil ngopi atau ngemil di kafe. Harapannya, inovasi ini bisa disetujui sehingga proses belajar menjadi lebih menyenangkan bagi para pejabat dan pimpinan OPD,” pungkasnya.(yr)
