September 20, 2026

Sorotjakarta,-
Stand Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) di ajang TNI Fair 2026, kawasan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, memikat perhatian pengunjung. Pusterad memamerkan deretan inovasi teknologi kesehatan dan pemadam kebakaran buatan anak bangsa.

Perwakilan penyedia teknologi PT. Anugraha Alam Sentosa, Muhammad Isyraq, S.P memperkenalkan fitur unggulan berupa aplikasi chatbot berbasis WhatsApp.

Menurutnya, Sistem berbasis kecerdasan buatan (AI) ini dirancang khusus untuk mendeteksi penyakit secara dini dan memberikan saran pertolongan pertama, terutama bagi masyarakat di wilayah terluar dan kepulauan Indonesia yang minim akses fasilitas kesehatan.

“Kadang-kadang di daerah untuk mendapatkan akses kesehatan sangat sulit, terutama di pulau terluar. Lewat aplikasi ini, masyarakat tinggal chat via WhatsApp, lalu sistem akan menganjurkan tindakan pertolongan pertama serta mengarahkan pasien ke rumah sakit tujuan,” ujar Isyraq di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Dengan adanya riwayat percakapan yang diteruskan ke rumah sakit rujukan, tim medis dan dokter di lokasi tujuan dapat langsung mengambil tindakan medis tanpa membuang waktu untuk proses observasi awal yang panjang.

Teknologi ini merupakan hasil kolaborasi inovasi Kogapwilhan I bersama tim pengembang swasta dan akademisi.

Inovasi Penanggulangan Karhutla

Selain aplikasi kesehatan, Pusterad juga memamerkan produk inovasi pemadam kebakaran tanah dan lahan, yaitu Nusantara Foam, Nusantara Gel, dan Ecopatigeni.

Formulasi cairan dan gel ini berfungsi meresap ke dalam pori-pori tanah gambut untuk memutus pasokan oksigen yang memicu kebakaran bawah tanah.

• Sifat Penetrasi: Nusantara Gel meresap ke dalam rongga tanah untuk mengunci kelembapan sehingga api di bawah permukaan tanah gambut padam total.

• Uji Coba Lapangan: Produk ini telah diuji coba sejak 2015 dan sukses digunakan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah, seperti Palembang (Sumatera Selatan), Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat.

Mendorong Penggunaan Produk Dalam Negeri

Isyraq menegaskan bahwa seluruh produk yang dipamerkan merupakan murni karya anak bangsa tanpa mengandalkan komponen impor. Langkah ini diambil guna efisiensi biaya dan kemandirian teknologi nasional.

“Harapannya semakin banyak produk buatan anak bangsa yang diangkat dan dioptimalkan penggunaannya ketimbang impor. Impor itu butuh waktu dan harganya mahal, sedangkan kita bikin sendiri di dalam negeri bisa lebih murah dan efisien,” tegasnya.

Diketahui, TNI Fair 2026 diselenggarakan dalam rangka menyambut HUT ke-81 TNI pada 19–20 September 2026. Acara ini terbuka gratis untuk umum dan menghadirkan pameran alutsista, teknologi pertahanan, panggung hiburan, hingga bakti kesehatan bagi masyarakat.(yr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!