September 20, 2026

Sorotjakarta,-
Beragam produk inovasi dipamerkan dalam gelaran pameran menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI di stand Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad). Salah satu yang menarik perhatian adalah pupuk pertanian hasil riset mandiri dari prajurit Kodam V/Brawijaya.

Prajurit TNI Angkatan Darat asal Jember, Jawa Timur, Serda Dawud menceritakan bahwa dirinya memamerkan pelbagai produk pupuk cair untuk pertanian, baik jenis organik maupun non-organik.

“Kami dari wilayah Kodam V/Brawijaya Jawa Timur menampilkan produk-produk pupuk cair untuk pertanian, baik organik maupun non-organik. Sudah teruji kualitasnya, baik di petani maupun di uji laboratorium,” kata Serda Dawud saat ditemui di lokasi pameran, Monas, Minggu, 20/9/2026.

Dawud menjelaskan bahwa pengembangan dan riset pupuk ini murni dilakukan oleh jajaran TNI secara mandiri tanpa menggandeng pemerintah daerah setempat. Seluruh biaya riset pun ditanggung secara mandiri.

“Murni dari TNI. Kami riset sendiri, biaya sendiri juga,” ujar Babinsa asal Jember tersebut.

Pupuk inovasi ini diciptakan untuk membantu petani mendapatkan produk berkualitas dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibanding harga pasar.

“Secara kualitas bagus, harga lebih ekonomis. Kalau di pameran/pasaran pestisida atau pembasmi hama itu biasanya di atas Rp 100 ribu, kalau kami jual paling mahal Rp 25 ribu,” terangnya lagi.

Dawud menyebut ada sekitar 12 item produk pupuk dan pembasmi hama yang dikembangkan, di antaranya Booster Padi, Super Biotop, Efisien, hingga Hama.

Ia membeberkan bahwa produk pupuk hasil inovasinya ini sudah memiliki pasarnya sendiri. Keikutsertaannya dalam pameran di stand Pusterad ini pun dianggap sebagai bentuk apresiasi dan wujud kado peringatan HUT TNI 2026.

“Dukungan dari TNI sangat bagus, sangat mendukung. Saya terima kasih sekali kepada atasan saya, TNI Angkatan Darat, yang selalu menampilkan di event-event besar seperti pameran ini,” tuturnya.

Ia berharap produk pupuk ini bisa dipasarkan lebih luas dan memberikan manfaat nyata bagi ketahanan pangan serta para petani di seluruh wilayah Indonesia.(yr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!