Sorotjakarta,-
Wakapolri mewakili Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) secara resmi membuka Grand Final Opening Ceremony Turnamen Esports Kapolri Cup 2026 yang diikuti oleh 35.000 peserta dari 34 Polda dan 403 Polres di seluruh Indonesia.
Dalam pidato sambutan Kapolri yang dibacakannya, Wakapolri menyampaikan rasa bangga atas antusiasme para pemuda yang hadir untuk menyalurkan bakat dan kreativitas melalui ruang digital secara positif.
Poin-Poin Utama Sambutan Kapolri
• Transformasi Ruang Digital: Perubahan lanskap digital telah mengubah gim dari sekadar sarana hiburan menjadi wadah kreativitas, pengasahan kompetensi, dan pembentukan karakter generasi muda.
• Tantangan Keamanan Digital: Berdasarkan data Kemkominfo, Indonesia berada di peringkat ke-4 pengguna internet terbesar dunia, di mana 48% di antaranya merupakan generasi muda. Tingginya angka ini membawa tantangan seperti potensi bahaya judi online, penipuan digital, cyberbullying, dan penyebaran hoaks.
• Peran Polri di Era Digital: Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pengayom dan pengarah agar ekosistem digital tetap aman, kondusif, dan produktif.
• Dukungan Terhadap Kebijakan Nasional: Inisiatif ini sejalan dengan Arah Kebijakan Kompresif Kebangsaan dalam memperkuat keamanan siber nasional serta membina sumber daya manusia unggul dari kalangan anak muda.
• Pesan Edukasi melalui Turnamen: Melalui E-Sport Kapolri Cup 2026 bertema “Dream to Become”, kegiatan yang dulunya dipandang sebatas hobi kini diarahkan menjadi peluang ekspresi, kompetisi, dan prestasi yang diakui secara nasional maupun internasional.
Pesan Penutup untuk Peserta dan Panitia
Di akhir sambutannya, Kapolri menyampaikan tiga pesan utama yang perlu dipegang teguh seluruh pihak:
• Kepada Para Peserta: Jadikan kompetisi ini sebagai ruang untuk menggembleng sportivitas, disiplin, kerja sama tim, dan jiwa pemenang.
• Kepada Masyarakat Digital: Menjadi pengguna internet yang cerdas, aman, dan bertanggung jawab demi terciptanya lingkungan siber yang sehat.
• Kepada Panitia Penyelenggara: Menjalankan seluruh rangkaian kegiatan secara profesional dan akuntabel sehingga dapat mencetak atlet esports berbakat sekaligus mengedukasi publik.(yr)
