Maret 6, 2026

Sorotjakarta,-
Rektor Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Prof. Dr. Pulung Nurtantio Andono, S.T,M. Kom menghadiri kegiatan pelantikan pengurus pusat APTISI (Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia) periode 2025 – 2030. Acara tersebut dirangkai dengan rembug nasional yang mengangkat tema “Arah Pendidikan Tinggi Menuju Indonesia Emas 2045” di The Krakatau Grand Ballroom, TMII Jakarta, 17/11/2025.

Di hadapan ribuan pimpinan perguruan tinggi swasta se Indonesia yang mengahdiri acara tersebut, dengan bangga Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol no. 207, Semarang, Jawa Tengah memperkenalkan hasil karya terbaru dalam dunia teknologi, yakni “Robot Gamelan.”

Robot gamelan yang diberi nama Robot Gamelan Sekar Nuswantoro adalah inovasi yang menggabungkan kecanggihan tehnologi modern dengan alat musik tradisional Jawa yang mampu menabuh gamelan secara otomatis.

Robot Gamelan lahir dari sebuah keprihatinan sosok Profesor muda yang tengah bertandang ke Unesco, dalam kesempatan tersebut Prof. Dr. Pulung Nurtantio Andono, S.T., M. Kom selaku Rektor Universitas Dian Nuswantoro menyaksikan langsung beberapa alat musik tradisional Jawa gamelan yang hanya di pajang karena tak ada yang mampu memainkannya.

“Di tahun 2018 kita di undang ke Unesco untuk memamerkan gamelan, kemudian kita pinjam gamelan di Kedutaan Paris, kebetulan Kedutaan Paris punya tiga set gamelan yakni gamelan Jawa, gamelan Sunda dan gamelan Bali, namun semuanya dalam kondisi tidak terawat, mungkin yang memainkan tidak ada. Nah berasal dari itu muncullah ide bagaimana gamelan itu kita coba moderisasi, kita kasih tehnologi ArtificaI Intelligence, supaya tanpa orang yang memainkan tapi dapat dinikmati suara gamelannya.” Ucap Prof. Pulung.

Robot gamelan menampilkan kecanggihan tehnologi yang mampu dimainkan secara otomatis selama 24 jam nonstop, menurut Prof. Pulung, inovasi ini merupakan hasil kerja keras dari tangan-tangan terampil civitas akademika Udinus yang melibatkan Dosen dan mahasiswa dari Fakultas Ilmu Komputer dan Fakultas Tehnik, dengan tujuan untuk melestarikan kesenian tradisional, terutama gamelan Jawa agar dapat didengar di berbagai tempat, meski demikian Robot Gamelan ini tidak berarti menggantikan peran penabuh gamelan asli.

“Bukan untuk menggantikan peran penabuh gamelan asli, tetapi untuk memperkenalkan dan melestarikan warisan budaya.” Tandas Rektor.

Diketahui dalam Rembug dan pelantikan APTISI 2025-2030, hasil karya Udinus Robot Gamelan Sekar Nuswantoro secara resmi dipersembahkan kepada Pemerintah RI melalui Hasyim Djojohadikusumo selaku utusan khusus Presiden Prabowo.(yr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *