Connect with us

Ekonomi

Masyarakat Indonesia Yuk Coba Makan Sagu Sebagai Pengganti Nasi

Sorotjakarta,-
Untuk kesekian kalinya perusahan anak negeri yang memproduksi Mie berbahan dasar Sagu dengan brand Sagolicious hadir di pameran Food Beverage Indonesia di Jiexpo Kemayoran baru-baru ini.

Owner Sagolicious Jenny Widjaja mengatakan bahwa keikutsertaannya dalam pameran tersebut adalah berkat undangan dari Badan Pangan Nasional.

“Saya bangga dapat kembali hadir dalam pameran ini dan terlihat masyarakat juga mulai tampak antusias terhadap makanan pengganti karbohidrat ini.” Kata Jenny.

Diketahui dalam sambutannya Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, S.T, M.T mengapresiasi semua produk-produk Sagolicious, Ia bahkan memberi dukungan untuk kemajuan Sagolicious dalam mengembangkan produknya.

Arief juga sempat mengunjungi stand Sagolicious, bahkan terlihat para rombongan berfoto bersama sambil mengendorse Sagolicious.

“Tadi pak Arief juga dalam sambutannya menyebut bahwa Sagu dapat menjadi pengganti nasi atau karbohidrat.” Kata Jenny pada media.

“Makan tidak harus dengan nasi, jadi kita sebagai masyarakat Indonesia harus belajar kembali ke zamannya nenek moyang kita makan sagu.” Tambah Jenny.

Jenny mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mencintai produk asli Indonesia, kata Jenny nasi bukan makanan asli Indonesia, nasi pertamakali masuk dari India sementara Sagu adalah makan asli Indonesia yang sudah ada sejak zaman kerajaan Majapahit.

“Saya percaya jika masyarakat Indonesia mau mengkonsumsi Sagu, maka saya yakin Indonesia tidak akan kekurangan beras lagi, untuk itu saya siap bekerjasama dengan pemerintah dalam hal penyediaan bermacam -macam makanan pokok yang berasal dari Sagu, baik mie Sagu atau beras Sagu.” Ujar Jenny lagi.

Selain itu kata Jenny, bahwa Sagu selain sebagai penghasil karbohidrat juga memiliki bermacam-macam manfaat bagi kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki penyakit maag, lambung serta dapat mengatasi gangguan pencernaan karena mengandung serat tinggi.

“Sagu mengandung serat alami yang tinggi dan bermanfaat bagi pencernaan, membantu masyarakat yang mengidap penyakit lambung dan maag, silahkan dicoba mengkonsumsi makanan dari Sagu selama seminggu dan bedakan hasilnya saat makan nasi dan makan Sagu.” Pungkas Jenny. (yr)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Ekonomi

error: Content is protected !!