Ketum BMI: Pemerintah Tak Ada Niat Rekonsiliasi

Ketum BMI: Pemerintah Tak Ada Niat Rekonsiliasi

Sorotjakarta,-
Ketua Umum DPN Bintang Muda Indonesia Farkhan Evendi menyebut langkah-langkah pemerintah dalam menghadapi pengikut Habib Rizieq terkesan tak ada niat untuk melakukan rekonsiliasi. Ini terbukti pemerintah tak pernah membuka pintu dialog.
Seharusnya pemerintah menampung semua aspirasi dari semua warga negara, bukalah pintu dialog dengan siapapun. Bagaimana mau mengetahui point-point rekonsiliasi yang di tawarkan Habib Riziek, Jika pemerintah tidak mau membuka pintu dialog dengannya.

Dalam dialog pastinya akan memunculkan musyawarh mufakat, antar pemerintah dan rakyatnya.

Rakyat Indonesia beraneka macam, bukan yang mendukung pemerintahan saja, dan juga ada yang oposisi (yang mengkritisi kebijakan kebijakan nya).

Ini katanya negara Demokrasi, maka dari itu musyawarah /dialog itu penting untuk menemukan solusi solusi yang sejuk demi keberlangsungnya pemerintahan dan kedamaian negara.

“Pemerintah juga belum menunjukkan niat baik mau membebaskan aktivis-aktivis kritis yang ditahan sesuai salah satu syarat rekonsiliasi yang ditawarkan Habib Rizieq” ujar Farkhan, Rabu, 18/11/2020

Farkhan memandang kalau situasi ini terus terjadi dan semakin meruncing bisa membuat iklim demokrasi tak sehat

“Dalam hal ini istana paling disalahkan dan kita tak ingin demokrasi yang menjadi satu-satunya kesepakatan kita dalam upaya membangun kestabilan berbangsa dan bernegara terancam, yang pada akhirnya kita berujung menjadi negara gagal” tukas Farkhan

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan