Member MeMiles Banyak Pelaku UKM dan UMKM Tidak Ada Yang Di Rugikan

Member MeMiles Banyak Pelaku UKM dan UMKM Tidak Ada Yang Di Rugikan

Sorotjakarta,-
Puluhan Custamer Aplikasi MeMiles dengan berseragam biru-biru tampak setia mengawal sidang gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang di lakukan oleh beberapa oknum kepada MeMiles di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pada Jumat, 13/11/2020.

Di ketahui bahwa ada beberapa member MeMiles yang merasa di rugikan karena telah melakukan top up namun tidak mendapatkan hadiah sehingga hal ini berujung ke Pengadilan.

F. Suhanda selaku Direktur MeMiles usai menghadiri sidang mengatakan, “Sidang hari ini berjalan dengan baik dan lancar, terkait dengan pertanyaan yang mengatakan mengapa mereka belum mendapatkan hadiah dan sebagainya, ternyata setelah di cek mereka belum memenuhi persyaratan yang berlaku, karena setiap ada kegiatan pasti ada syarat dan ketentuan yang berlaku seperti ada omzet nasional, ada hari kerja, dan ada masa tunggu. Namun sidang hari ini semua berjalan sesuai dengan yang kita harapkan.” Ucapnya di dampingi oleh Ketua dan Sekjen KBMI (Keluarga Besar MeMiles Indonesia)

Di tempat yang sama Sekjen KBMI menambahkan, “Kami melihat dalam persidangan tadi dari sisi yang lain sepertinya ada yang aneh karena di era digital sekarang ini dengan modal 1 juta setelah beberapa bulan modal bertambah dan bisa dapat hadiah. Namun Hakim tadi mengatakan ini tidak mungkin, ini aneh, ada apa Hakim berstetment begitu, ini sangat di sayangkan, mungkin belum paham era digital yang tanpa modalpun bisa mendapatkan hasil yang lebih besar.” Terang Andi Muhammad Rifaldy.

“Selain itu ada pernyataan Lowyer yang mengatakan bahwa semoga akan di kawal KPK, ini menjadi tanda tanya, ada apa.” Terang Andi.

Sementara Ketua KBMI Fransiska, dengan tegas mengatakan, “Kami Custamer MeMiles se Indonesia meminta kepada pemerintah, KPK, Kepolisian tolong berada di pihak kami, karena dalam masalah ini tidak ada yang merasa di rugikan, justru kami di sini di untungkan.” Tegas Frasisca.

“Pemerintah harus menolong kami karena di dalam aplikasi MeMiles ada pendor-pendor yang merupakan pelaku UKM dan UMKM yang harus di lindungi, dimana hampir 10 bulan kami tidak dapat mengtop up iklan untuk barang-barang para member yang di akibatkan oleh oknum yang merugikan kami dengan menutup aplikasi sepihak dan oknum yang mengkasuskan masalah ini.” Terang Fransiska.

Andi Dan seluruh ketua Custamer yang hadir di PN Jakarta Pusat sore tadi yakin bahwa Hakim akan menegakan keadilan sebagimana PKPU yang terdahulu ada sekitar 4 PKPU yang semuanya telah di tolak sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

“Kami yakin dan optimis berapapun PKPU yang akan menyusul tetap akan di tolak.” Tegas Sekjen.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan