Komisi V DPR Gelar RDP Dengan BMKG, Bazarnas Dan BPWS

Komisi V DPR Gelar RDP Dengan BMKG, Bazarnas Dan BPWS

Sorotjakarta,-
Komisi V gelar Rapat Dengar Pendapat(RDP) dengan BMKG, BASARNAS dan BPWS baru-baru ini di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Salah satu anggota Komisi V DPR RI Asal Aceh H Irmawan S.Sos.MM dalam RDP tersebut meminta kepada BMKG untuk mengaktifkan kembali peralatan “early warning system” yang berfungsi sebagai deteksi awal tsunami setelah gempa bumi di Aceh.

Alat sistem peringatan dini bencana tsunami (early warning system) di Banda Aceh ternyata dalam kondisi rusak dan tidak berfungsi.

“Kami meminta agar sistem peringatan dini di Aceh diaktifkan kembali dan di monitoring secara berkala, mengingat Provinsi Aceh merupakan provinsi rawan bencana gempa bumi dan tsunami,” ujar politisi PKB ini.

Selain itu, Irmawan juga mengusulkan penambahan pos untuk daerah-daerah sulit dijangkau dan rawan bencana, jikapun tidak memungkinkan dalam waktu dekat maka volume pelatihan SAR diperbanyak.

Kepada BASARNAS, Irmawan mengharapkan agar mengoptimalkan pos-pos Siaga SAR dikarenakan cuaca buruk dan iklim yang berubah-berubah rentan terjadi bencana di laut.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan