Laurensius Ataupah: Kreditur Saya Rugi 2 Milyar, Setuju Proposal Perdamaian

Laurensius Ataupah: Kreditur Saya Rugi 2 Milyar, Setuju Proposal Perdamaian

Sorotjakarta,-
Sidang lanjutan nomer perkara 125/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN Niaga Jkt.Pst kembali dilaksanakan pada hari Rabu, 29 Juli 2020, dengan agenda voting untuk menentukan apakah pihak kreditur menerima atau menolak proposal perdamaian yang di ajukan dari pihak debitur.

Ada beberapa poin yang di jelaskan dalam proposal perdamaian tersebut, salah satunya menjelaskan bahwa debitur memiliki usaha properti melalui mitra kerjanya yakni PT. Cinere Properti.

Salah satu kuasa hukum dari kreditur, Laurencius Ataupah, SH, MH menjelaskan bahwa para kreditur intinya berharap bahwa uangnya dapat kembali, hanya saat ini ada dua pilihan yang harus dihadapi kreditur yakni pailit atau menyetujui proposal perdamaian yang di tawarkan pihak debitur.

“Kreditur yang saya wakili ada 2 orang kebetulan menyetujui proposal perdamaian yang di tawarkan pihak debitur. Namun kita lihat nantinya, jika mayoritas kreditur menyetujui proposal maka akan di tandatangani persetujuan homologasi dan memberikan kesempatan kepada debitur untuk membayar uang kepada seluruh kreditur.” Jelas Laurencius di PN. Pusat, Rabu, 29/7/2020.

Ia juga menjelaskan dalam proposal perdamaian juga menjelaskan tentang tawaran pembayaran di mulai pada bulan Maret 2021 dan lunas pada September 2025.

“Adapun besaran persentasenya berbeda-beda di mulai pada bulan Maret 2021 yakni 2,5% hingga pada September 2025 mencapai 26,5% yang artinya pembayaran pokok dan bunga akan lunas pada bulan September tersebut.” Ucap Laurencius.

Ia berharap kepada debitur jika proposal perdamaian mayoritas di setujui kreditur agar komit dengan proposalnya.(yurike)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan