Sorotjakarta,-
Ketua Umum Barisan Rakyat Prabowo-Sandi (BARUPAS), Azrai Ridha, SH, MH, terima sertifikat Relawan, sekaligus mewakili seluruh Relawan Prabowo-Sandi. Pemberian sertifikat yang diserahkan langsung oleh Capres 02 Prabowo ini bertempat di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesai Indah (TMII), Jakarta Timur, baru-baru ini.
Pemberian sertifikat untuk relawan ini merupakan salah satu rangkaian acara pembekalan relawan yang berjumlah ribuan tim relawan dari berbagai daerah di Indonesia.
Ketua Umum BARU PASS, Azrai Ridha, ketika diminta komentarnya usai acara pembukaan mengatakan, acara yang digelar sekarang ini dihadiri oleh seluruh relawan Prabowo-Sandi dan salah satunya adalah Relawan Barisan Rakyat Untuk Prabowo-Sandi (BARU PAS), acara ini merupakan pembekalan dalam rangka persiapan pengamanan untuk TPS termasuk pengamanan sampai di tingkat KPU nanti.
Dikatakan Azrai Ridha, seperti apa yang disampaikan Capres Prabowo tadi, diharapkan para relawan berjuang dengan rasa ikhlas untuk menjaga TPS agar tidak terjadi kecurangan dalam Pilpres dan Pileg pada 17 April mendatang,” jelas Azrai.
Ia mengatakan, seluruh relawan perlu keterpaduan dalam bergerak jangan sampai bergerak sendiri-sendiri namun harus terpola dan terstruktur agar tujuan bersama dalam rangka memenangkan Prabowo-Sandi tercapai dengan baik pada 17 April mendatang,” tegas ketum BARUPAS Azrai Ridha ini meyakinkan.
Dijelaskan Azrai, antusiasme masyarakat dan berjuang bersama guna memenangkan pasangan nomor urut 02 sangatlah luar biasa, jadi kita selaku relawan wajib jaga suara rakyat agar tidak terjadi kecurangan,” jelas Azrai.
BARU PAS ini didirikan dalam rangka berpartisipasi membawa aspirasi masyarakat untuk keadilan, BARU PAS berkomitmen mendukung pasangan Prabowo-Sandi, sebagai organisasi yang berbadan hukum kami terus kawal termasuk nanti lima tahun masa kepemimpinan Prabowo-Sand jika ia terpilih,” jelas Azrai.
Senada dengan Azrai, Wakil Ketua Umum Pusat, Drs, Padlan Gemala, mengatakan, organisasi kita ini sudah terbentuk di 14 wilayah di seluruh Indonesia, di setiap wilyah memiliki organisasi sayap seperti Gerakan emak-emak (Geram), Gerakan melenial dan mahasiswa (Gemas), dan jaringan advokat dan pengacara,” jelas Padlan.(yurike)
