Sorotjakarta,-
Bintang Muda Indonesia mengecam segala tindakan Israel kepada Palestina. Kami menegaskan bahwa sejumlah langkah strategis diperlukan oleh masyarakat dunia untuk terus menekan Israel diantaranya menggugat rasa persatuan antar negara dan organisasi Islam atau OKI (Organisasi Kerja Sama Islam). Dimana Para anggota OKI yang dibentuk ini diharapkan dapat menggunakan pengaruhnya untuk mendorong gencatan senjata. Selain itu hal strategis bahkan lebih penting dari sekedar menekan PBB adalah mendorong negara-negara Timur Tengah seperti Arab Saudi, Mesir, dan lainnya untuk bersatu dengan membuka bantuan untuk membela kemanusian dan kemerdekaan Palestina.
“Jika setiap negara menggunakan komunikasi diplomasinya melalui jalur-jalur dari negara berpengaruh ini bisa menjadi dorongan moral.
Kita harus memenangkan isu dengan dukungan sosial, maupun ekonomi. Sesuai dengan implementasinya amanah konstitusi kita pembukaan UUD 1945 bahwa, “dimana kemerdekaan itu adalah hak segala Bangsa, oleh karena itu penjajahan di atas bumi harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.” Terang Ketum BMI.
Jika Israel membantah dan mengabaikan peringatan dari persatuan Organisasi Islam dan PBB persatuan berbagai negara, karena ini melanggar hukum internasional, maka berbagai penjuru harus bersatu untuk memboikot ekonominya salah satunya yaitu dengan pemboikotan produk sponsor maupun buatan Israel.
“Diantara yang diperlukan adalah serangan pada Harta mereka, kalau dulu, Nabi Muhammad membakar pohon-pohon kurma harta Yahudi saat penaklukan Khaibar dari Yahudi karena kelemahan mereka takut pada Hartanya, terbukti pengungsi Israel ke daerah aman karena mulai was-was dengan hidup dan harta mereka di Israel selain tentunya berkurangnya sponsor Israel akan membuat kehidupan penjajah disana semakin kalang kabut” ujar Farkhan Evendi Ketua Umum Bintang Muda Indonesia, Selasa (18/5/2021).
BMI juga menyoroti milisi di Libanon yang selama ini menyokong HAMAS tidak full membantu Palestina. “Padahal momentum ini tepat” tambahnya.
Farkhan juga menyerukan solidaritas apapun yang sempat dilakukan untuk pembebasan Palestina. “Barangkali tak mampu dengan dana kemanusiaan bisa dengan merelakan pulsa paket internetnya untuk terus bersuara sehingga semakin tergugah yang tergerak membantu Palestina” tegasnya.
Farkhan mengingatkan bahwa Ali Taher pengusaha Palestina membantu ekonomi Indonesia begitu baru merdeka dan Palestinalah yang mengakui kemerdekaan Indonesia pertama kali. “Mereka padahal lagi kesusahan karena saat itu teror Yahudi mulai berlangsung” tegas Farkhan Evendi Ketua Umum Bintang Muda Indonesia.
“BMI juga menyampaikan doa dan ucapan terimakasih kepada Bang Onim dan segenap relawan Indonesia di Palestina seperti dari ACT, Mer-C, Bulan Sabit Merah Indonesia dan lainnya sebagai representasi warga Indonesia di Palestina” ujar Farkhan Evendi Ketua Umum Bintang Muda Indonesia.
