Sorotjakarta,-
Mengangkat keanekaragaman dan kearifan lokal Melayu, ajang fashion show Bhayangkari kembali menjadi panggung kreativitas bagi para anggotanya. Salah satu karya yang menyedot perhatian pada acara Kreasi Bhayangkari 2026 yang berlangssung di Jakarta, 21- 25 Juli adalah rancangan busana bertema “Lenggang Dara” karya Ny. Santi Rico, Ketua Bhayangkari Ranting Tapung Hulu, Cabang Polres Kampar.
Dalam peragaan busana tersebut, Ny. Santi Rico menampilkan keindahan kain songket khas dari 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Setiap busana dirancang secara khusus untuk menonjolkan identitas unik dari masing-masing daerah.
“Kami mengangkat kearifan lokal dari keanekaragaman kain yang ada di daerah Riau. Misalnya dari Kampar menggunakan kain khas Kampar, dan dari Dumai menggunakan kain khas Dumai. Masing-masing daerah punya ciri khas, dan kami menggunakan bahan dasar songket agar terlihat lebih mewah dan anggun,” ujar Ny. Santi Rico saat diwawancarai di sela-sela acara.
Paduan Sunting Riau dan Warna Khas Melayu
Nama “Lenggang Dara” sendiri dipilih karena kata Dara merupakan julukan khas bagi perempuan Melayu di Riau. Untuk memperkuat kesan budaya, setiap busana dipadukan dengan busana dan aksesori tradisional wanita Melayu, seperti sunting Riau, pading, hingga ikat pinggang khas.
Dari segi pewarnaan, rancangan ini didominasi oleh warna-warna khas Melayu yang kontras dan meriah seperti merah, kuning, dan hijau warna yang juga lazim ditemui pada kain tabir Riau.
Kiprah 8 Tahun di Dunia Fashion hingga Go International
Ternyata, dunia fashion bukan hal baru bagi istri Kapolsek Tapung Hulu ini. Ny. Santi Rico mengungkapkan bahwa dirinya telah berkiprah sebagai perancang busana selama kurang lebih 7 hingga 8 tahun melalui brand miliknya.
“Alhamdulillah, saya sudah pernah fashion show di luar negeri seperti di aààMalaysia, Hong Kong, hingga Penang,” ungkapnya.
Untuk koleksi rancangannya, harga yang ditawarkan cukup bervariasi dan terjangkau, mulai dari vest seharga Rp 400.000–Rp500.000, hingga koleksi blazer atau busana fashion show premium di kisaran Rp1.500.000 hingga Rp2.500.000.
Wadah Berdaya dan Berkarya bagi Bhayangkari
Ajang fashion show ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi seluruh anggota Bhayangkari dari berbagai daerah untuk terus memajukan potensi daerahnya masing-masing.
“Melalui acara ini, setiap daerah bisa memperlihatkan kearifan lokal dan kerajinannya lewat karya-karya terbaik. Ini membuktikan bahwa Ibu-Ibu Bhayangkari itu harus berdaya dan terus berkarya,” tutup Ny. Santi Rico dengan penuh semangat.(yr)
