Maret 7, 2026

Sorotjakarta,-
Sebanyak enam mahasiswa Universitas Pelita Bangsa dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis pasca demonstrasi tolak omnibus law UU Cipta Kerja (Ciptaker) di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Rabu (7/10).

Enam mahasiswa tersebut diduga terluka akibat bentrokan dengan aparat Kepolisian.

Merespon hal tersebut, organisasi sayap Partai Demokrat Bintang Muda Indonesia (BMI) mengecam keras tindakan aparat kepolisian yang berlaku represif terhadap para mahasiswa.

“Rakyat berdemonstrasi itu karena suaranya sudah tidak didengar oleh pemerintah dan partai pendukungnya di DPR. Harusnya aparat kepolisian paham itu,” tegas Aditiya Utama, Wasekjen BMI dalam keterangan tertulisnya, Rabu (7/10) malam ini.

Lebih lanjut Aditiya mengatakan, demonstrasi itu adalah hak konstitusional warga negara dan itu bukanlah tindakan kriminal.

“Apalagi kalau mau dilihat, yang paling bertanggungjawab atas kekisruhan ini adalah pemerintah. Pemerintah telah menghina keadilan serta nasib kesejahteraan buruh. Maka sejatinya Pemerintahlah yang membuat mereka harus turun ke jalan untuk merebut kembali hak-haknya yang telah dirampas UU Ciptaker,” terangnya.

Lebih jauh Aditiya menegaskan, BMI mendukung penuh sikap buruh dan mahasiswa yang sedang memperjuangkan haknya. Namun, pihaknya tetap mengingatkan agar proses penyampaian pendapat tetap dilakukan secara kondusif.

“Kita semua mendukung perjuangan teman-teman buruh dan mahasiswa, namun kita tetap mendorong agar kita berpendapat secara santun tapi tetap tegas,” ujar Aditiya.

Namun demikian, Aditiya juga mengingatkan kepada aparat kepolisian agar tidak memancing amarah para demonstran dengan merepresi mereka, apalagi sampai mengancam nyawa para demonstran dengan senjata.

“Aparat kepolisian jangan berlaku represif dan menggunakan pendekatan kekerasan. Apalagi sampai menggunakan senjata yang bisa melukai demonstran. Polisi itu tugasnya mengawal, bukan menghadang rakyat yang sedang menyampaikan pendapat,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *