Maret 6, 2026

Sorot jakarta,-
Launcing “Festival Saya Baca Satu Lembata Untuk Indonesia,” hari ini resmi digelar (12/12/2017) bertempat di Perpustakaan Nasional, Jl. Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Nampak hadir pada acara louncing ini antara lain Kepala Perpustakaan Nasional RI, Bupati Lembata Eliaser Yantji Sunur, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lembata dan beberapa tokoh masyarakat Lembata lainnya yang berdomisili di Jakarta.

Bupati Lembata pada kata sambutannya mengatakan, membangun manusia dan kebudayaan harus ditempatkan pada strata paling tinggi pada dimensi pembangunan daerah maupun pembangunan nasional.

Dikatakan Bupati Lembata yang akrab di sapa Bang Yance, manusia adalah kebudayaan itu sendiri, manusia adalah peradaban dan literasi adalah salah satu komponen dalam membentuk kualitas sumber daya manusia (SDM).

Literasi adalah rumah pengetahuan dalam mengintegrasikan kecerdasan inteletual dan kecerdasan emosional.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Perpustakaan Nasional yang telah mendukung pelaksanaan lounching hari ini, sehingga nantinya apa yang kita harapkan bersama Kabupaten Lembata sebagai kabupaten literasi 2018 segera terwujud ” ucap Yance.

Acara Lounching juga dimeriahkan dengan penampilan busana tenun NTT perancang butik LeViCo Julie S. Laiskodat.

Pada kesempatan yang sama, Pelopor Penggerak Ide Baca, Julie S. Laiskodat ketika dimintai komentarnya mengaku kagum dengan Bupati Lembata yang betul-betul menaruh perhatian cukup tinggi atas pembangunan manusia melalui membangun kebiasaan membaca bagi anak-anak Lembata, pembanguanan daerah Kab Lembata di sektor ini, ucap Julie, diposisikan pada strata paling tinggi, Bupati sekarang ini all out perjuangkan sektor satu ini, agar kecerdasan, intelektualitas masyarakat Lembata bisa terwujud seperti yang kita harapkan,” ucap Julie.

Pelopor Penggerak Ide Baca, Julie S Laiskodat juga mengaku telah mendirikan rumah baca tidak kurang dari 450 rumah baca di daerah Lembata, ini menurutnya karena kepedulian kepada generasi anak-anak lembata lebih cerdas mampu memaknai segala disiplin ilmu yang berkembang dewasa ini,” jelas Julie. (yurike)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *