Maret 7, 2026

Sorot Jakarta,–
Proses pemilihan calon ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) partai Golkar Prop. Bangka Belitung pada Musyawarah Daerah (Musda) ke-V bertempat di kantor DPP. Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat yang berlangsung baru-baru ini diwarnai kekesalan sebagian peserta karena terindikasi tidak berjalan secara demokratis.

Salah satu peserta Musda yang sekaligus selaku anggota pimpinan sidang, Elly Gustina Rebuin mengatakan, kami sangat kecewa terhadap pimpinan sidang yang tidak memberi kesempatan para peserta untuk berbicara, “saya yang kebetulan juga selaku anggota pimpinan sidang tidak dikasih kesempatan untuk berbicara, hanya pimpinan sidang yang bicara panjang lebar sendiri dan ketuk palu sendiri tanpa menggubris dan tanpa mempedulikan suara pimpinan sidang di samping kiri dan kanannya,” terang Elly.

“Terus terang dengan cara seperti itu bersikukuh atas pendapatnya sendiri, kami merasa dijebak, musyawarah ini sangat tidak demokratis,” jelas Elly sambil menunjukan lembaran kertas yang berisi aturan dan tata tertip Musda V. Pada media di Jakarta.

Lanjut ucap Ketua KPPG Babel ini, “meskipun kami kecewa tetapi kami tetap menghormati Ketum karena DPP adalah orang tua saya, saya sangat menghormati pak Ketum.” Terangnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *