Jayapura, sorotjakarta.com
Pemerintah Provinsi Papua menegaskan komitmen kuat dalam memperkuat ekonomi kerakyatan sebagai fondasi menuju Papua Cerah. Penegasan ini disampaikan Gubernur Papua Komjen Pol (Purn) Matius D. Fakhiri, S.I.K., S.H., M.H.melalui sambutan yang dibacakan Asisten III Setda Provinsi Papua pada Rapat Pimpinan Provinsi (RAPIMPROV) KADIN Papua Tahun 2026, di Jayapura.
RAPIMPROV tahun ini mengusung tema strategis Penguatan Ekonomi Kerakyatan untuk Papua Cerah: UMKM Naik Kelas, Ekonomi Tumbuh Berkualitas.
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya RAPIMPROV. Menurutnya, forum ini merupakan ruang strategis untuk mempertemukan pemikiran dunia usaha, mengevaluasi tantangan ekonomi, serta merumuskan langkah bersama dalam memperkuat perekonomian daerah.
Tema yang diangkat sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan Papua. Penguatan ekonomi kerakyatan harus dimulai dari kemampuan kita mengembangkan potensi lokal menjadi produk bernilai tambah, memperluas akses pasar, memperkuat industri pengolahan, dan meningkatkan daya saing UMKM,” ujar Gubernur Matius Fakhiri dalam sambutan tertulisnya.
Gubernur menekankan, sektor perdagangan dan perindustrian memiliki peran penting untuk menghubungkan potensi produksi masyarakat dengan kebutuhan pasar. Untuk itu, UMKM di Papua perlu terus didorong agar mampu meningkatkan kualitas produk, memenuhi standar usaha, memanfaatkan pemasaran digital, serta membangun kemitraan yang berkelanjutan dengan pelaku usaha yang lebih besar.
Pemerintah Provinsi Papua juga memandang Kamar Dagang dan Industri (KADIN) sebagai mitra penting pemerintah. Sinergi ini diharapkan mampu mengidentifikasi hambatan usaha, membuka peluang investasi, memperkuat rantai pasok lokal, dan mendorong keterlibatan pengusaha asli Papua dalam kegiatan ekonomi produktif.
Sinergi ini perlu diwujudkan melalui program yang terarah, sesuai kewenangan masing-masing, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Gubernur berharap RAPIMPROV KADIN Papua 2026 tidak hanya melahirkan diskusi, tetapi menghasilkan rekomendasi yang aplikatif, terutama dalam memperkuat UMKM, mengembangkan industri berbasis potensi daerah, memperluas jaringan perdagangan, dan menciptakan iklim usaha yang kondusif.
Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Papua tidak hanya tercermin dalam angka statistik, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat melalui bertambahnya kesempatan kerja, meningkatnya pendapatan, dan berkembangnya usaha lokal.
Di akhir sambutan, Gubernur menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran KADIN Papua, panitia pelaksana, dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.
Semoga RAPIMPROV berjalan lancar dan menghasilkan langkah strategis bagi kemajuan dunia usaha serta kesejahteraan masyarakat Papua,” tutupnya.
Herikson Kbarek.
