Sorotjakarta,-
Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026. Halsel berhasil keluar sebagai pemenang pertama untuk kategori The Best Promotion Trade atau promosi perdagangan terbaik.
Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Halmahera Selatan sekaligus Koordinator Tim Apkasi Halsel, Nasir J. Koda, SE, M.Si, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini pada hari terakhir penutupan pameran. Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi besar bagi pemerintah daerah.
“Di hari terakhir ini, Halmahera Selatan keluar sebagai pemenang pertama, juara pertama kategori The Best Promotion Trade. Harapannya, dengan momentum Apkasi 2026 ini, kami Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan yang ikut serta merasa termotivasi untuk lebih meningkatkan daya saing daerah demi memantapkan persiapan menghadiri event-event selanjutnya,” ujar Nasir, Sabtu (29/8/2026).
Jajaki Kerjasama Pariwisata, Pelabuhan, hingga Komoditas Unggulan
Keberhasilan Halsel di ajang tahunan ini tidak lepas dari berbagai langkah strategis dan penjajakan investasi yang dilakukan selama kegiatan berlangsung. Nasir merinci sejumlah pencapaian dan kesepakatan yang berhasil diraih:
• Sektor Pariwisata: Halsel telah melakukan penjajakan kerja sama dengan pengembang pariwisata, yaitu PT Bali Perada Jaya.
• Pengembangan Pelabuhan: Komunikasi intensif dilakukan dengan Asosiasi Badan Usaha Pengelola Pelabuhan Indonesia (ABUPI) untuk menindaklanjuti rencana survei lokasi pengembangan pelabuhan.
• Perdagangan Komoditas: Pemkab Halsel menawarkan tiga komoditas unggulan kepada calon buyer, yakni kakao, pala, dan kopra. Saat ini pihak buyer tengah melakukan pendataan dan Pemkab Halsel telah menyajikan data komprehensif untuk ditindaklanjuti.
• Penguatan Perencanaan & Penerimaan Daerah: Tim Pemkab Halsel juga mengikuti workshop penguatan perencanaan daerah serta optimalisasi penerimaan daerah bersama Bappenas.
Teken MoU Pangan Antardaerah dengan Pemkab Sidrap
Tidak hanya penjajakan, Halmahera Selatan juga meresmikan kerja sama konkret lewat penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) perdagangan sektor pangan dengan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan.
Dalam skema kerja sama saling menguntungkan ini, Pemkab Sidrap akan mensuplai kebutuhan beras dan telur ke Halmahera Selatan. Sebaliknya, Halmahera Selatan akan menyuplai komoditas perikanan ke Sidrap.
“Kami menyuplai ikan, yaitu ikan teri sebagai bahan baku pakan ternak serta ikan tuna untuk konsumsi,” pungkas Nasir.(yr)
