Sorotjakarta,-
Plt. Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Nanan Abidin, S.Kom., MMSI, secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) IV Asosiasi Pengusaha Pelaksana Kontraktor dan Konstruksi Nasional (APPEKNAS) yang diselenggarakan di Jakarta, Jumat, 14/8/2026.
Dalam sambutannya, Nanan Abidin menyampaikan permohonan maaf dari Menteri Pekerjaan Umum yang tidak dapat hadir secara langsung dikarenakan harus menghadiri agenda pertanggungjawaban nota keuangan bersama Presiden RI di Gedung DPR/MPR RI. Meski demikian, Kementerian PU memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Munas IV APPEKSI ini.
Menjawab Tantangan dan Perubahan Aturan
Nanan menyoroti tantangan dunia konstruksi ke depan yang semakin kompleks, mulai dari profesionalisme badan usaha hingga kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM). Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dan pemahaman terhadap regulasi yang berlaku agar pelaksanaan proyek berjalan lancar.
“Aturan itu dinamis dan adaptif. Saat Bapak dan Ibu memahami aturan yang terkait, insyaallah tidak akan lari dari aturan tersebut. Kita harus memahami sesungguhnya aturan itu agar konsisten di setiap tahapan, mulai dari perencanaan, pemilihan, pelaksanaan, pengawasan, hingga penyerahan aset,” ujar Nanan.
Ia juga menekankan bahwa Kementerian PU berkomitmen mendukung keberadaan pengusaha kecil melalui regulasi, seperti Permen PU No. 8 Tahun 2023 yang mengatur kualifikasi kecil (K1, K2, dan K3) guna memberikan ruang bagi pengusaha lokal di daerah.
Dorongan Peningkatan SKK melalui PKB Sebelum 2027
Selain itu, Nanan mengingatkan seluruh anggota asosiasi dan tenaga ahli untuk tidak menunda proses perpanjangan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK). Mengingat banyaknya SKK yang akan habis masa berlakunya pada tahun 2027, ia mengimbau agar peningkatan SDM dan akumulasi nilai Kredit Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) dimulai dari sekarang melalui berbagai kegiatan resmi.
Utamakan Keselamatan Konstruksi
Poin penting lain yang disampaikan adalah mengenai aspek keselamatan konstruksi dan pencegahan kegagalan bangunan. Kementerian PU meminta seluruh kontraktor dan konsultan untuk tertib dokumen serta menjaga mutu pekerjaan di lapangan demi mengantisipasi risiko kecelakaan kerja maupun kegagalan konstruksi.
“Pekerjaan konstruksi tidak hanya sebatas mengejar target output atau pelaksanaan kontrak semata, tetapi yang paling utama adalah bagaimana manfaat dari hasil pembangunan tersebut benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.
Pembukaan Resmi Munas IV APPEKSI
Apresiasi juga diberikan kepada pimpinan dan jajaran APPEKNAS atas komitmennya dalam membangun wadah pembinaan SDM dan berkontribusi pada kemajuan jasa konstruksi nasional.
Mengakhiri sambutannya, Nanan Abidin secara resmi membuka gelaran Munas IV APPEKNAS.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) IV APPEKNAS dengan ini secara resmi saya nyatakan dibuka,” tutup Nanan disambut tepuk tangan para peserta yang hadir baik secara tatap muka maupun daring.(yr)
