Juni 16, 2026

Sorotjakarta,-
Markas Besar Laskar Merah Putih (LMP) sukses menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Rekonsiliasi yang berlangsung khidmat di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, pada Sabtu (13/6). Acara ini menjadi momentum krusial bagi organisasi setelah melewati dinamika internal yang panjang, termasuk proses hukum hingga tingkat Mahkamah Agung.

Dalam sambutannya yang disambut riuh ribuan kader, Ketua Umum Laskar Merah Putih, H.M. Arsyad Cannu, menekankan pentingnya kebesaran hati dan jiwa bijaksana dalam menyikapi dinamika masa lalu. Beliau secara terbuka mengapresiasi kembalinya mantan Ketua Umum LMP sebelumnya, Haji Edi, yang kini telah sepakat untuk menurunkan ego demi membesarkan organisasi secara bersama-sama.

​”Kalau saja ada rasa sakit hati, mungkin harusnya saya adalah orang pertama yang berhak mengatakan itu. Tapi saya berusaha tetap tegar, mencoba memahami apa yang terjadi, berpikir rasional, dan terus mencari solusi yang terbaik,” ujar Arsyad Cannu di hadapan para pengurus Markas Daerah se-Indonesia.

Arsyad menegaskan bahwa proses rekonsiliasi ini bukanlah hal yang mudah, namun harus dilakukan demi tujuan yang lebih besar, yaitu menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Beliau juga melemparkan pertanyaan bakar semangat kepada seluruh kader yang hadir mengenai kesiapan mereka untuk bersatu dan bergotong royong membesarkan LMP.
Pertanyaan tersebut langsung dijawab dengan teriakan “Siap!” yang menggema di seluruh ruang aula.

Sikap Tegas Terhadap Dualisme

Selain menyerukan perdamaian internal, Arsyad Cannu juga memberikan pernyataan bersikap tegas terhadap pihak-pihak luar yang mencoba mengklaim kepemimpinan Laskar Merah Putih di luar komando resminya.

​”Jika ada pihak-pihak lain yang mengaku sebagai Ketua Umum Laskar Merah Putih di luar dari komando saya, apakah kalian setuju?” tanya Arsyad, yang langsung disambut seruan “Tidak!” dan “Bubarkan!” oleh ribuan kader.

Fokus Program Bela Negara

Menutup pidatonya, Arsyad Cannu mengajak seluruh kader LMP di seluruh Indonesia untuk menyudahi polemik internal, membuang rasa benci, dan kembali fokus pada program-program kerja strategis organisasi. Salah satu agenda utama yang akan terus digalakkan adalah program Bela Negara, seperti yang sebelumnya telah sukses dilaksanakan di Rumpin, Bogor.

Ke depannya, LMP berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergitas dengan pemerintah, TNI, dan Polri dalam rangka menjaga pertahanan negara.

“Mari kita fokus, buanglah rasa ego, buanglah semua rasa benci. Kita sambut masa depan yang lebih baik. Laskar Merah Putih, NKRI Harga Mati!” pungkasnya.(yr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!