April 4, 2026

Sorotjakarta,-
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menyerahkan 34 sertifikat Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) kepada 34 UMKM jamu yang mengikuti program pendampingan. Penyerahan di berikan langsung oleh Ketua BPOM Penny Kusumastuti Lukito, di saksikan langsung oleh Mentri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Puspayoga dan Mentri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani pada acara “Gerakan UMKM Jamu Berdaya Saing dan Herbal Indonesia Expo 2018” di Gedung Smesco, Jakarta Selatan, 12/12/2018.

Di tempat yang sama Ketua Umum GAPOTA( Gabungan Pengusaha Obat Tradisional Asing) menyampaikan apresiasinya kepada Perintahan Jokowi melalui BPOM yang telah memberikan pendampingan kepada UMKM Jamu serta pemberian sertifikat CPOTB.

“Saat ini gaung jamu kita di luar negeri mulai terkenal melalui BPOM yang giat merangkul dan memberikan pendampingan kepada para UMKM terutama Jamu dan herbal dalam program pembuatan jamu yang baik dan bermutu sehingga dapat berdaya saing tinggi, baik di dalam maupun di luar negeri, saat ini banyak negara telah mengakui jamu Indonesia.” Ucap Boedi Iliadi.

Lebih jelas Boedi mengatakan Indonesia banyak memiliki jenis tanaman yang berkasiat salah satu contoh tumbuhan di daerah Kalimantan, tanaman ini bernama Pasak Bumi, namun di luar negeri tumbuhan ini di kenal dengan nama Tongkat Ali yang memiliki kasiat sama seperti Ginseng, saat ini di hampir belahan dunia banyak kopi di campur dengan Tongkat Ali yang banyak di minati oleh penggemar kopi di dunia.

Saya berharap kedepannya pemerintah lebih memperhatikan tanaman obat aslinya jangan di export dalam bentuk glondongan atau bahan yang masih utuh itu akan merugikan, harusnya di atur, ada tata niaganya, tidak di export begitu saja. Harapnya.(yurike)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *