Maret 7, 2026

Sorot Jakarta
Pemda Kabupaten Rote Ndao, Prop. Nusa Tenggara Timur (NTT), baru-baru ini termasuk kategori penerima penghargaan atas prestasinya terhadap inovasi di bidang pertanian, penerimaan penghargaan ini langsung diberikan oleh Mentri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) pada acara The International Public Service Forum 2018, yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta (7/11/2018).

Bupati Rote Ndao, Leonard Haning
ketika diminta komentarnya mengatakan, mengingat daerah kami adalah daerah tadah hujan, dalam satu tahun musim hujan hanya berlangsung selama tiga bulan, maka dengan kondisi seperti ini kami dari Pemda Rote Ndao melakukan terobosan dan melakukan berbagai inovasi dalam upaya mencukupi ketersediaan air yang berasal dari tadah hujan yang berlangsung cukup singkat tersebut untuk kebutuhan pengairan agar hasil panen tetap optimal.

“Inovasi yang kami lakukan yakni mengoptimalkan penggunaan air hujan tersebut dengan membuat embung untuk air hujan agar tidak mengalir ke laut, hingga sekarang ini sudah terbangun sejumlah 483 embung, jadi di setiap desa terdapat tiga atau 4 embung, kegunaannya untuk menampung air hujan tersebut dan nantinya akan dimanfaatkan untuk mengairi padi di sawah,” ucap bupati.

Berkat kegigihan orang nomor satu di Rote Ndao ini maka angka kemiskinan menjadi lebih sedikit, angka pengangguran juga berkurang dan tingkat kesejahteraan masyarakat menjadi makin bertambah,” jelas bupati.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Rote Ndao menyampaikan syukur kepada Yang Maha Kuasa atas penghargaan yang di berikan kepada masyarakat NTT pada umumnya dan Kabupaten Rote Ndao khususnya, “karna kami adalah terobosan bidang berkelanjutan pangan maka pangan itu harus cukup baik dari segi jumlah, mutu dan dapat terjangkau oleh masyarakat, oleh sebab itu keberlanjutan pangan harus di jaga.” ucap Untung Harjito.(yurike)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *