Sorotjakarta,-
Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS), kembali menggelar acara wisuda, sidang senat terbuka kali ini diikuti dari berbagai program study (prodi) tahun ajaran 2017-2018 sebanyak 931 orang wisudawan.
Diharapkan para wisudawan UNIS dapat berkiprah dan mengabdikan dirinya di tengah masyarakat dan memanfaatkan skill dan kompetensi yang dimiliki.
Prof.Dr.H. Mustofa Kamil Dipl., RSL., M.Pd. selaku Rektor UNIS mengatakan tantangan alumni semakin berat apalagi di era desruptif dan digitalisasi teknologi, diharapkan UNIS sebagai Perguruan Tinggi dituntut untuk mampu bersaing dengan Universitas lainnya tidak hanya di Banten tetapi di Indonesia bahkan mampu bersaing dengan perguruan Tinggi di Asia Tenggara, ucapnya pada media usai acara wisuda di Gedung ICE BSD Tangerang, Minggu, 3/11/2018.
Menurut Rektor UNIS jika Perguruan Tinggi tidak dapat menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi yang tinggi atau skill yang dibutuhkan oleh masa desruptif saat ini maka dipastikan alumni akan kewalahan.
Dikatan Mustofa, UNIS telah menyiapkan kurikulum baru sejak 2016 dan Insya Allah kurikulum itu bisa menjawab tantangan di masa kini yakni para mahasiswa di bekali ketrampilan atau skill-skill yang tentu sesuai dengan kondisi yang ada, sehingga para lukusan UNIS mampu mengabdi dan berkiprah di tengah masyarakt,” tegas Mustofa.
“Di sisi lain, peningkatan kualitas para dosen juga kami tingkatkan, termasuk program riset dan pengabdian terhadap masyarakat juga menjdi fokus utama kami,” jelasnya.
“Kami sedang meningkatkan sertifikasi dosen dan kualifikasi dosen dari S2 ke S3 sehingga dosen UNIS ini betul-betul mampu memberikan pemahaman dalam mentransfer pengetahuan ke mahasiswanya sesuai kebutuhan era sekarang. Kalau mutu dosen tidak bisa bersaing, maka lulusannya pun sulit untuk mengikuti perkembangan teknologi,” tambahnya.(yurike)
