Sorotjakarta,-
Sejak pemerintah menetapkan dimulainya masa kampanye, seluruh kader Partai Keadilan Sejahtera yang maju sebagai Calon Legislatif mulai melakukan kegiatan pendekatan kepada masyarakat calon pemilih di masing- masing Dapilnya.
Kehadiran Partai Keadilan Sejahtera diharapkan mampu membawa perubahan dan membuang imej miring tentang anggota dewan yang kurang maksimal kerjanya. Demikian ucap Sofyan Said, Caleg DPR RI Asal Jawa Timur-3, di sela acara Konsolidasi Nasional Pemenangan Pemilu, di Hotel Bumiwiyata Depok, 14/10/2018
Tokoh Masyarakat yang juga tokoh agama bernama lengkap H. Sofyan Said, SPd, SE, Ak, MBA. ini hadir di dunia politik dengan bergabung di Partai Keadilan Sejahtera sebagai caleg DPR-RI (kartu kuning) no.1 dari PKS untuk jadi rewang (pembantu) rakyat dengan segala kemampuan dan pengalaman yang dimiliki. Sofyan Said punya tekad kuat untuk berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara melalui partai yang menurutnya punya niat dan tekad paling keras untuk mengupayakan hadirnya keadilan dan kesejahteraan atau kemakmuran bagi seluruh rakyat tanpa kecuali, sesuai sabda Rasulullah, “Pemimpin suatu kaum (sejatinya) adalah pelayan (rewang) mereka.” (Hadits Riwayat Abu Na’im).
Karena itu H. Sofyan berharap kehadirannya dapat membantu meningkatkan taraf hidup rakyat dengan memperjuangkan agar DPR-RI menyetujui untuk 3 program utama untuk rakyat, yaitu:
(1) program gizi gratis untuk seluruh ibu dan balita; agar tak ada lagi rakyat yang mengalami kerdil / stanting.
(2) program pendidikan gratis yang bermutu untuk semua jenjang sejak SD hingga pendidikan tertinggi yang mampu dicapai oleh setiap rakyat Indonesia; agar setiap orang Indonesia mampu dan punya kesempatan bekerja dengan ilmu dan keahliannya untuk dapat penghasilan yang memakmurkan. Mungkin sekali program ini bisa diwujudkan dari penajaman poin-poin sub-anggaran programnya dan peningkatan mutu pengawasannya tanpa menambah alokasi Biaya Pendidikan yang 20% dari APBN, dan
(3) program kesehatan gratis bermutu yang sama baiknya untuk seluruh rakyat; agar tak ada lagi rakyat jatuh melarat dan kehilangan pekerjaan. Demikian jelas H. Sofyan.
Sebagai catatan, alokasi program Jaminan Kesehatan Nasional kita masih berkisar 1,2% dari APBN sedang di banyak negara alokasi dana jaminan kesehatan nasional nya berkisar 20% dari APBN mereka.
H.Sofyan Said maju ke Senayan melalui daerah pemilihan Jawa Timur 3 yang meliputi 3 Kabupaten yaitu: Kabupaten Banyuwangi – Kab. Situbondo dan Kab. Bondowoso, KH. Sofyan bertekad membuktikan dirinya akan membuat setiap orang yang memilihnya bangga karena sudah memilih caleg yang tepat dan amanah. Karena baginya, jujur dan amanah itu adalah kewajiban setiap muslim setiap detik sepanjang usia hingga ajal tiba, dan bukan hanya karena dipilih untuk suatu jabatan saja.
Dia juga bertekad bila terpilih dia akan membuktikan diri kepada seluruh rakyat Banyuwangi – Situbondo – Bondowoso bahwa Partai Keadilan Sejahtera adalah partai yang paling keras menyiapkan kadernya untuk bisa benar-benar siap bekerja keras untuk memajukan rakyat dan negara, khususnya warga Dapilnya dengan memaksimalkan segudang potensi dan kemampuan serta pengalaman yang di miliki.
“Bila saya dipercaya oleh rakyat Banyuwangi – Situbondo – Bondowoso dan terpilih jadi wakil mereka di DPR-RI, saya akan benar-benar bersikap sebagai rewang/batur/pembantu rakyat dan siap berjuang keras untuk mewujudkan aspirasi mereka, siap membantu mereka bahagia setiap hari selama 5 tahun masa kerja saya, dan bukan sekedar memberi mereka kebahagiaan sehari dengan politik uang atau beli suara. Apalagi sudah terbukti bahwa pelaku politik uang hampir selalu terkait dengan kasus korupsi dan tangkap tangan oleh KPK. Saya berlindung kepada Allah dari yang seperti itu.” Ucap H.Sofyan.
“Intinya, saya ingin dikenal sebagai “rewang atau pelayan-nya rakyat” yang selalu siap bekerja keras dan serius untuk mencari dan menemukan jalan keluar untuk setiap persoalan penting rakyat, khususnya di Dapil yang saya wakili.” Jelas Caleg yang memiliki segudang pengalaman ini.(yurike)
