Sorotjakarta,-
Memasuki hari ke 3 Pameran terbesar dan terlengkap di Asia Tenggara yakni Inacraft 2024 menggelar Inacraft Award.
Setelah melewati berbagai seleksi diantara ribuan pelaku UKM, akhirnya Provinsi Papua Pegunungan mampu menembus nominasi, meski akhirnya terhenti karena gagal keluar sebagai juara dalam ajang fashion show dengan batik khas Papua Pegunungan.
“Saya berterimakasih kepada ibu-ibu tadi yang tampil diatas panggung atas keberaniannya untuk memperkenalkan kain batik Papua Pegunungan dalam ajang fashion show di tingkat Nasional.” Kata Kadisporaparekraf, Marthen Medlama pada media.
Meski gagal keluar sebagai juara, Kadis Marthen tetap merasa bangga dengan keberanian ibu-ibu asal Papua Pegunungan yang tampil diatas panggung megah, dihadapan ratusan pasang mata memandang akan keindahan batik khas Papua Pegunungan dalam nuansa gemerlap lampu sorot di Jakarta Convention Center, Jumat malam, 1/3/2024.
“Selama saya menyaksikan acara tadi, saya perhatikan kita lemah dikeberanian dan desain kita masih kurang.” Kata Kadis Marthen lagi.
Kedepan Kadis mengatakan akan segera berkordinasi dengan beberapa Dinas untuk membahas program-program yang membuat peluang bagi ibu-ibu dan anak-anak agar dapat maju dalam dunia fashion.
Ditempat yang sama Pj Gubernur Papua Pegunungan bersama ibu hadir menyaksikan langsung acara tersebut. Sambil tersenyum ramah orang nomer satu di Papua Pegunungan tersebut mengucapkan terimakasih kepada saudara-saudara yang tampil di atas panggung tadi.
“Nominasi ini adalah satu apresiasi bukan untuk Pemda tetapi kepada seluruh saudara-saudara kami yang bergerak didunia ekonomi kreatif dan seni budaya, kita hadir disini untuk memberi semangat meski baru pertama mengikuti Inacraft 2024.” Pungkas Velix Vernando Wanggai di lokasi acara.(yr)
