Sorotjakarta,-
Perhelatan akbar bidang industri peternakan, kesehatan hewan, pakan ternak, pengolahan susu dan perikanan terbesar di Indonesia yang selalu ditunggu-tunggu penyelenggaraannya, akan segera diresmikan pada tanggal 4 Juli 2018 di Jakarta Convention Center.
Diikuti oleh seluruh pelaku dari dalam dan luar negeri baik pengusaha, peneliti, pemerhati, produsen, konsumen dan lembaga-lembaga pemerintah yang bergerak di sektor tersebut, telah terdaftar lebih dari 550 peserta pameran dari 40 negara termasuk 10 negara paviliun yaitu Indonesia, Amerika, Belanda, Eropa, Inggris, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Tiongkok dan Turki menjadikan pameran peternakan ini merupakan salah satu yang terbesar di dunia.
Dengan mengusung tema “Protein Hewani Sumber Kedaulatan Pangan Indonesia dalam Rangka Meningkatkan Pasar Global”, pameran dan forum Indo Livestock 2018 menjadi lebih berbobot dengan ditampilkannya beberapa hal sebagai berikut:
Paviliun Komoditas Ekspor yang akan menampilkan dan menyampaikan informasi-informasi terkait dengan produk-produk yang telah menembus pasar ekspor dan juga info regulasi mengenai ekspor.
Tampilnya UMKM-UMKM yang telah dipilih oleh jajaran Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, yang akan menampilkan produk hasil ternak dan olahan ternak.
Indonesian Livestock Industry Award Bentuk apresiasi komunitas peternakan terhadap para praktisi yang sukses mengembangkan institusi/ lembaga/perusahaan; dan terhadap para tokoh yang berperan besar dalam upaya mengembangkan peternakan di Indonesia. Penganugerahan Indonesian Livestock Award Tahun 2018:
– Indonesian Poultry Biosecurity Award
– Indonesian Livestock Exporter Award
Komitmen semakin ditetapkan pada saat Indo Livestock 2008 Expo & Forum dan berlanjut dengan mensosialisasikan dan memberikan penyuluhan juga edukasi terkait peningkatan konsumsi gizi melalui protein hewani SUSU, DAGING, TELUR dan IKAN (SDTI) kepada masyarakat menengah kebawah dan daerah-daerah terpencil secara rutin dan terjadwal yang tidak lagi hanya berupa ceremony saja, sebagai sebuah upaya mencerdaskan generasi bangsa melalui protein asal hewani untuk mencapai bangsa yang cerdas.
Adanya 22 seminar peternakan dan perikanan, 103 slot presentasi produk yang akan digelar selama 3 hari pameran.
Hadirnya platform digital investasi di dalam pameran ini, akan menjadi daya tarik dan solusi bagi para peternak.
Dalam kegiatan Indo Livestock 2018,para pengunjung dapat hadir dan melihat kegiatan pameran tanpa dipungut biaya.
Business match making
Didukung oleh Beberapa Kementerian seperti Kementerian Pertanian Republik Indonesia Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Perikanan & Budidaya, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, senantiasa memberikan dukungan, demikian pula berbagai organisasi profesi seperti Federasi Masyarakat Perunggasan Indonesia (FMPI), Gabungan Pengusaha Perunggasan Indonesia (GAPPI), Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT), Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU), Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI), Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (PINSAR), Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN), Himpunan Peternak Unggas Lokal Indonesia (HIMPULI), Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI), Masyarakat Ilmu Perunggasan Indonesia (MIPI), Asosiasi Ahli Nutrisi dan Pakan Indonesia (AINI), Masyarakat Perkelincian Indonesia (MAKINDO), Asosiasi Peternak Kelinci Indonesia (APKIN), Asosiasi Sarjana Membangun Desa (ASMD), Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI), Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia (ARPI), Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI), Asosiasi Pengusaha Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan (AP5I), Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI), Masyarakat Agribisnes dan Agroindustri Indonesia (MAI), Dewan Jagung Nasional, Dewan Beras Nasional, Perhimpunan Ikan Hias Indonesia (PIHI), Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) stakeholders, masyarakat dan LSM, menjadikan Indo Livestock Expo & Forum yang dikelola 100% oleh putra bangsa menjadi pameran peternakan berskala internasional dan merupakan salah satu pameran peternakan terbesar di dunia yang dapat menjadi ajang temu bisnis para pengusaha industri peternakan, kalangan ahli kesehatan hewan, peternak, pengelolaan pakan ternak, pemrosesan makanan, pemasok dan para distributor. Selain itu diharapkan pameran ini dapat menjadi peluang besar untuk memberi gambaran terkini mengenai perkembangan industri peternakan di kawasan Asia Pacific serta kemungkinan pengembangan olah teknologi dan jasa peternakan di Indonesia.(yurike)
